SUTHA AWARD (SA) 2019: Literasi, Prestasi dan Apresiasi
Penghargaan SUTHA AWARD.

SUTHA AWARD (SA) 2019: Literasi, Prestasi dan Apresiasi

Selasa, 01 Oktober 2019 - 08:43:33 WIB
0 | Kategori: Kolom |Dibaca: 616

Kenali.co, Sutha Award  (SA) adalah ajang pemberian penghargaan kepada civitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi atas segala prestasi yang diraih di berbagai bidang. Alhamdulillah, tahun ini saya diberi kepercayaan oleh SA sebagai Peringkat I (satu) kategori Penulis Opini di Media Massa. Terima kasih kepada Tim penilai dan seluruh media yang telah menerbitkan tulisan-tulisan saya selama ini. Terima kasih juga  saya sampaikan kepada seluruh keluarga, para guru, pembaca, sahabat dan semuanya. Semoga menjadi kebaikan kita semua. Amin.

Di berbagai bidang, pemberian apresiasi seperti ini memang telah banyak dilakukan. Industri film, perusahaan swasta, pemerintahan, organisasi, kampus, dan lain sebagainya telah menjadikan kegiatan ini sebagai ajang kompetisi yang bergengsi. Maka, paling tidak perhelatan ini dapat dijadikan motivasi untuk terus meng-upgrade diri (literasi) sehingga memperoleh capaian terbaik (prestasi) yang patut diberikan penghargaan (apresiasi).

LITERASI
Education Development Center (EDC) merumuskan bahwa ‘literasi lebih dari sekedar kemampuan baca tulis. Namun lebih dari itu, literasi adalah kemampuan individu untuk menggunakan segenap potensi dan skill yang dimiliki dalam hidupnya’.  Maka SA ini sesungguhnya telah dapat dijadikan pemicu bagi setiap civitas akademika UIN STS Jambi untuk terus menggali dan memanfaatkan segala potensi sehingga mencatatkan diri sebagai ahli dan pakar di bidang masing-masing.

Hal ini sejalan dngan tujuan yang dirancang oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UIN STS Jambi yang menggagas SA ini bahwa ‘SA merupakan salah satu cara untuk me-recognize para dosen yang memiliki dedikasi, prestasi dan reputasi yang tentunya akan berkontribusi untuk mengangkat nama baik lembaga di kancah nasional dan internasional’. Harus diakui bahwa tidak sedikit para dosen UIN STS Jambi yang memiliki kepakaran di bidang masing-masing yang telah berkiprah di tengah masyarakat.

Maka SA ini seyogyanya menjadi trigger untuk meningkatkan kapasitas mereka di berbagai bidang yang ditekuni. Boleh jadi bukan tropinya yang mereka cari, tapi sebuah ‘recognition’ dari lembaga tempat mereka bernaung akan membangkitkan semangat untuk mengabdi dan berkarya.

PRESTASI
Prestasi tidak boleh diartikan secara sempit sebagai pemenang dalam suatu perlombaan. Dalam arti yang luas dapat didefinisikan sebagai ‘achievement’ terbaik yang dapat dilakukan yang mungkin tidak bisa dilakukan orang lain. Bahkan, lebih luas lagi prestasi bisa diartikan sebagai bentuk kesungguhan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diemban. Jika begitu, sesungguhnya banyak orang-orang yang telah berprestasi tapi mungkin luput dari pantauan.

SA sangat tepat untuk dijadikan instrument pemantauan orang-orang terbaik di kampus UIN STS Jambi ini. Kata ‘terbaik’ tentu dengan standard dan ukurannya masing-masing. Singkatnya, prestasi tidak harus juara. Prestasi harus dilihat dari berbagai sisi dan dimensi.

APRESIASI DAN AKUTALISASI
Kembali kepada teori kebutuhan dasar manusia, Maslow mencatat pada puncak piramidanya dua hal yaitu ‘penghargaan dan aktualisasi diri’. Secara umum para dosen di kampus ini tentu saja tidak lagi berkutat dengan kebutuhan physiological, safety, belonging dan esteem. Demand’ mereka sudah bergerak ke puncak yaitu penghargaan dan aktualisasi diri. 

Sudah sepantasnya kampus besar seperti UIN STS Jambi melalui SA ini memberi ruang dan peluang bagi civitas akademinya untuk mengaktualisasikan diri dengan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Inilah pula yang diharapkan oleh tim LPM bahwa dengan adanya SA ini dapat menjadi ‘tradisi apresiasi di kampus yang menjadi perhatian penuh para pimpinan dan pembuat keputusan sehingga dapat memicu capaian mutu dan ghirah kerja’. Semoga!

Akhirnya, Sutha Award 2019 sudah dilaksanakan maksimal degan segala kelebihan dan kekurangannya. Perbaikan dan pembenahan tentu akan terus dilakukan. SA telah menjalankan fungsinya sebagai trigger peningkatan literasi, motivasi untuk mengukir prestasi dan ajang apresiasi dan aktualisasi diri. Kepada pemenang baik personal maupun isntitusional saya ucapkan selamat. Mari terus mengabdi di bawah panji Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sampai jumpa di Sutha Award tahun depan!
 

*Akademisi UIN STS Jambi

#News1


kenali.co