Tips dan Trik Berbicara di Depan Umum
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

Tips dan Trik Berbicara di Depan Umum

Kamis, 14 Maret 2019 - 08:04:11 WIB
0 | Kategori: Campus |Dibaca: 12034

Kenali.co, Dalam sebuah acara publik, seorang pembicara menjadi sorotan utama. Sebagai orang yang dianggap memiliki kemampuan lebih berdasarkan pengalaman dan kemampuan, pembicara juga seringkali diidam-idamkan oleh orang banyak. Bahkan, tak heran jika ia biasa dijadikan role model dalam ranah strategis kehidupan. Namun, apa jadinya jika kita tidak mampu berbicara di depan orang banyak?

Hal itu tentu berakibat pada kondisi psikologis seperti minder terhadap orang lain. Kita akan cenderung menganggap bahwa diri kita tidak mampu dan menganggap bahwa orang lain lebih pintar dari kita. Padahal, kemampuan berbicara di depan umum bukanlah bakat alami melainkan tercipta akibat pembiasaan dan kerja keras.

Berikut penulis sampaikan beberapa tips dan trik berbicara di depan umum yang mudah untuk dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari yang dikutip dari buku berjudul “Bicara Itu Ada Seninya” sebuah rahasia komunikasi efektif yang ditulis oleh pakar komunikasi terkenal di Korea Selatan.

Hal pertama dan terpenting dalam seni berbicara di depan umum menurut Oh Su Hyang dalam bukunya tersebut ialah mendengar, semua pembicara yang baik adalah pendengar yang baik. Kita tentu tidak bisa memaksakan kehendak dalam berbicara, buatlah lawan bicara kita merasa nyaman dan katakan apa yang ingin mereka dengar bukan apa yang ingin kita sampaikan dan selipkan pengetahuan baru bagi mereka.

Jika kita telah menjadi seorang pendengar yang baik, maka segeralah mempersiapkan diri dengan materi dan gaya penyampaian yang matang. Usahakan untuk berbicara dengan baik disetiap kesempatan, gunakan gaya bahasa tubuh dan tangan yang menarik untuk menyampaikan maksud kita. Orang-orang lebih menghargai mereka yang berbicara sedikit namun penuh arti daripada berbicara panjang lebar namun miskin makna.

Tips selanjutnya adalah berbicara dengan konsep Storrytelling. Dalam menceritakan sesuatu, konsep ini dianggap berhasil dan membuat pendengar tidak merasa digurui. Konsep ini juga baik diterapkan dalam bidang ekonomi, sebab pelanggan sudah merasa bosan dengan pemaparan kelebihan produk yang berjamur dipasaran. Hal ini disebutkan oleh Oh Su Hyang dengan studi kasus Home Shopping Host yang berhasil dengan peningkatan penjualan yang gemilang.

Bahan baku dalam penyampaian di depan umum harus digali melalui sumber bacaan dan buku-buku yang terpercaya, sebagai bahan rujukan Oh Su Hyang mengatakan bahwa sumber yang ia dapatkan juga berasal dari pembacaannya terhadap karya sastra. Hal itu menjadi sub judul  yang khusus dan  berbunyi karya sastra adalah harta terbaik. Sastra sebagai wujud kreatifitas memang menawarkan sisi pembacaan dan sudut pandang berbeda. Bahkan dalam sebuah literatur, dikatakan bahwa karya sastra merupakan filsafat yang dibungkus dengan cara berbeda sehingga memperkaya khazanah pemikiran pembaca.

Pada bab terakhir, berisi penjelasan bahwa suara yang bagus bukan dari lahir namun ia bisa dilatih dengan beberapa cara. Salah satunya adalah latihan menggigit pensil atau pulpen dan mengucapkan kata-kata yang kita anggap lemah dalam penyebutannya. Hal ini sangat berguna untuk melatih artikulasi kita dalam berbicara. Tidak ada acara lain untuk terbiasa berbicara dengan baik dihadapan umum selain berusaha dengan keras dan membiasakan diri berbicara sebab aktif berbicara justru lebih baik.

Yang paling penting dari setiap tips tersebut adalah cara berfikir kita terhadap kemampuan kita sendiri, segera ganti ungkapan aku mau kalau aku bisa dengan aku bisa kalau aku mau dan segeralah berbenah dengan mempersiapkan kemampuan kita hari ini juga sebab satu pukulan telak dirahang lebih efektif untuk mengalahkan lawan daripada pukulan banyak tapi acak.

Penulis: Novita Sari

#News1


kenali.co