Jelang Pilpres 2019, Sumatera Dinilai Paling Banyak Terpapar Hoaks
Sumatera dinilai paling banyak terpapar Hoaks.

Jelang Pilpres 2019, Sumatera Dinilai Paling Banyak Terpapar Hoaks

Rabu, 12 Desember 2018 - 20:27:50 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 165

Kenali.co, JAMBI- Pertarungan pada Pemilihan Presiden 2019 makin menghangat. Masyarakat yang berada di pulau sumatra di nilai paling banyak terpapar hoaks dan fitnah yang dialamat pada pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin.

Selain itu Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menargetkan kemenangan 70 persen perolehan suara nasional pada Pilpres 2019 mendatang.

Dalam konfrensi pers jelang kedatangan Jokowi ke Jambi (12/12). Wakil Direktur Saksi TKN, Lukman Edy mengatakan, TKN menargetkan 70 persen kemenangan pada Pilpres 2019, menurutnya, pada Pilpres 2014 Jokowi mendapatkan 53 persen perolehan suara.

"Harapannya 4 bulan kedepan ini, dengan kampanye door to dor menyapa masyarakat, ini bisa meningkat mencapai target 70 persen," kata Lukman.

Lukman melanjutkan, untuk Provinsi Jambi pada Pilpres 2014 persentase suara Jokowi adalah 50,75 persen mengalahkan Prabowo 49, 25 persen.

"Tentunya Jambi tidak mau kalah dengan target nasional, karena kita dari TKN akan memberi reward kepada TKD-TKD apabila target kemenangan mampu di samai atau melampaui target nasional," ujarnya.

Menurut Edy, persoalan yang paling berat dalam mengejar target kemenangan 70 persen ini adalah menjawab beragam tuduhan hoaks, fitnah serta kebohongan yang dialamatkan pada pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Karena kami mencatat ada 6 juta penduduk di Indonesia yang terpapar hoaks tentang pak Jokowi. Yang paling banyak terpapar hoaks adalah di Sumatra," jelas Edy.

Edy menambahkan, TKN akan fokus di Sumatra menjalankan program-program, membangun narasi positif agar berita hoaks dan fitnah tersebut mampu di selesaikan.

"Kita fokus di Sumatra termasuk Jambi, menjalankan program, membangun narasi positif agar berita hoaks dan bohong itu bisa di selesaikan dalam 4 bulan ini," tandas Lukman. 

(Muh)

#News1


kenali.co