Prinsip Kontak Mata yang Membuat Cewek Meleleh
Ilustrasi, foto via Google
Kontak mata yang tepat dapat membuat cewek merasa paling spesial

Prinsip Kontak Mata yang Membuat Cewek Meleleh

Minggu, 09 Desember 2018 - 05:26:25 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 377

Kenali.co, Pernahkah kamu mendengar pepatah lama: “Mata adalah jendela jiwa”? Karena pepatah tersebut adalah apa yang akan saya kupas sekarang. Mata, bisa dibilang salah satu perangkat terpenting dalam pertukaran informasi. Baik sebagai pengirim sinyal ke lawan bicara, maupun penerima sinyal utama dari lawan bicara. Tatapan mata punya peranan penting, dan sangat kuat, terutama pada kesuksesan kamu dalam berinteraksi. Saking kuatnya, tatapan mata bisa melambungkan kemungkinan dalam mendapatkan ketertarikan wanita bila dilakukan dengan benar, sekaligus menghancurkan kemungkinan tersebut bila dilakukan dengan salah.

Pertanyaan yang paling sering dilontarkan seputar tata cara menatap mata adalah:

Bagaimana melakukan tatap mata yang baik?
Berapa lama saya harus menatap matanya?
Kapan saya harus menatap matanya?
Ke mata sebelah mana saya harus menatap?
Kapan waktu terbaik saya harus berkedip?

Tatapan mata adalah aksi di mana kamu menatap mata orang lain secara langsung. Menatap mata seseorang akan menimbulkan muatan-muatan emosi tertentu, yang kamu sendiri pasti paham betapa kuatnya. Tatapan mata yang lama dan dalam antara dua orang akan mengandung emosi yang intens, dan bisa diartikan mereka jatuh cinta atau gestur tak bersahabat seperti bertengkar, marah, benci. Karena begitu powerful, banyak orang berpikir secara bawah sadar bahwa menatap mata orang lain itu beresiko. Ini adalah alasan mengapa orang hanya dapat melakukan tatapan mata dalam rentang waktu sepersekian detik, bahkan menghindarinya sama sekali.

Kamu harus paham bahwa ada dua teknik menatap mata untuk mengakselerasi ketertarikan wanita.

Pertama, Extended Eye Contact. Ini adalah cara menatap mata orang lain lebih dari 1 detik, dengan niatan menunjukkan ketertarikan padanya, sekaligus menerima sinyal balik dari mereka. Tatapan yang kamu harus pertajam dengan sengaja, sebagai sinyal untuk bisa untuk mendapatkan perhatiannya, atau menunjukkan bahwa kamu tertarik dengan apa yang sedang dia bicarakan.

Jangan takut melakukan ini! Extended eye contact ini sudah ada dari zaman prehistorik, dan akan selalu menjadi simbol flirting sampai sekarang. Namun perlu diingat untuk tidak melakukan extended eye contact terlalu lama, karena target kamu akan merasa terancam. 5 detik adalah waktu terlama untuk melakukan teknik ini.

Kedua, Conversational Eye Contact. Dalam sebuah percakapan, wajar bila tatapan mata jadi tidak konsisten. Kadang ada yang menghindar, kadang ada yang mengalihkan pandangan, tidak harus selalu saling bertatapan. Biasanya pihak yang sedang berbicara akan lebih mengalihkan pandangannya, dan pihak yang mendengarkan akan lebih menahan dan memperdalam tatapan matanya.

Perputaran giliran dalam menatap dan mengalihkan pandangan adalah bagian penting dari percakapan itu sendiri. Jadi, rumus dari Conversational Eye Contact adalah: saat kamu berbicara, perkecil jumlah tatapan mata kamu dengannya, dan saat kamu mendengarkan, lakukan sebaliknya. Ini yang biasa dilakukan oleh pembicara-pembicara handal. Lakukan kedua teknik ini dengan perlahan dan elegan. Karena yang dimaksud dengan “Mata yang Tajam” adalah mata seksi yang menatap dengan presisi, bukan agresi.

Penulis: Bayu Taufiq Wana Wijaya

#News1


kenali.co