Asal Usul Topeng Muaro Jambi
Repro Kenali.co
Cerita Rakyat Jambi part 1

Asal Usul Topeng Muaro Jambi

Rabu, 28 November 2018 - 05:57:24 WIB
0 | Kategori: Kolom |Dibaca: 524

Kenali.co, Dalam kebudayaan kita, cerita rakyat mendapat tempat tersendiri. selain nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, cerita rakyat dapat pula diteladani dalam menjalankan hidup sehari-hari. Terlebih di zaman yang serba canggih ini. merefleksikan kembali cerita rakyat merupakan kegiatan yang jarang dilakukan. Berikut penulis sampaikan salah satu cerita rakyat dari Kabupaten Muaro Jambi tentang asal-asal usul topeng di Kabupaten Muaro Jambi.

Alkisah, pada zaman dahulu kala. Ada satu masyarakat yang tinggal di Muaro Jambi yang sakit. Nama penyakit tersebut yaitu penyakit kusta. Penyakit ini disebut-sebut sebagai penyakit kutukan yang tidak akan bisa sembuh. Selain itu, penyakit ini juga bisa menular. Melihat hal tersebut, masyarakat setempat mulai merasa resah, tidak senang dan tidak nyaman dengan penyakit yang mengerikan tersebut. Sehingga masyarakat setempat menyuruh orang tersebut pergi ke hutan untuk mengasingkan diri di sana.

Setelah lama di hutan, tiba saat nya hari raya Idul Fitri. Seseorang yang memiliki penyakit kusta ini merasa ingin bergabung dengan masyarakat lainnya. Layaknya hari raya biasa, orang-orang berkumpul dengan yang lain. Jadi dia sangatlah ingin bergabung dan kembali ketempat tinggalnya. Tetapi dia berfikir bahwa tidak mungkin muncul di hadapan masyarakat dengan keadaan mengerikan seperti itu. Sehingga dia berpikir dan akhirnya berinisiatif untuk membuat sesuatu agar bisa menutupi tubuhnya yang mengerikan itu. Akhirnya dia memutuskan untuk membuat topeng agar bisa menutupi wajahnya itu. Dibuatlah topeng dari labu yang dibelah, lalu dihiasi dengan ijuk dan topeng tersebut digambar seperti muka manusia. Setelah topeng itu jadi, dipakailah olehnya, memakai baju seadanya dan berjalan dia ke kampung tempat tinggalnya tersebut sambil membawa ambung di belakangnya.

Sampai di kampung tempat tinggalnya, masyarakat melihat dan merasa senang dengan topeng yang dikenakannya tersebut. Terutama anak-anak di kampung tersebut sangat menyukainya. Diberilah oleh masyarakat makanan, minuman, pakaian dan semacamnya. Anak-anak sangat senang melihat seseorang ini karena diberlenggak lenggok seperti menari. Sehingga kini, masyarakat Muaro Jambi melestarikan dan terus mempertahankan cerita tersebut dan menjadikan topeng ini sebagai tarian khas Muaro Jambi seperti sebagaimana seseorang tersebut berlenggak lenggok pada masa itu. Hingga sekarang, cerita tersebut masih terus disampaikan kepada anak-cucu mereka agar juga bisa ikut mempertahankan dan melestarikan budaya dan kesenian yang ada.

Tari topeng ini masih bisa dijumpai di Muaro Jambi. Biasanya pada acara-acara besar tari topeng ini bisa dijumpai. Misalnya pada malam hari raya Idul Fitri, penyambutan tamu dari luar, dan acara-acara lainnya. Sedangkan topeng-topengnya pun banyak dibuat oleh pemuda dan anak-anak Muaro Jambi. Tetapi mereka terkadang membuatnya tidak dari labu, melainkan dari kertas dan lain sebagainya.

Penulis: Novita Sari.

#News1


kenali.co