Sekda: Kafilah Jambi Harumkan Nama Provinsi Jambi
Foto: Humas Pemprov Jambi

Sekda: Kafilah Jambi Harumkan Nama Provinsi Jambi

Minggu, 14 Oktober 2018 - 05:29:57 WIB
0 | Kategori: Advertorial |Dibaca: 104

Kenali.co, DELI SERDANG- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto,M.Si mengungkapkan, para kafilah asal Provinsi Jambi telah mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional, dengan menorehkan prestasi pada MTQ Nasional 2018. Hal tersebut diungkapkan Sekda setelah menghadiri Penutupan MTQ Nasional XXVII Tahun 2018, bertempat di Astaka Utama Gedung Serba Guna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Jum'at (12/10) malam. Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Hj.Neta Aryani Dianto turut mendampingi Sekda pada Penutupan MTQ Nasional 2018.

MTQ Nasional ke XXVII Tahun 2018 ditutup oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, H.M.Jusuf Kalla yang ditandai dengan pemukulan beduk dan diiringi dengan pemukulan Gordang Sembilan oleh Menteri Agama, Gubernur Sumatera Utara, Wakil Gubernur Sumatera Utara, beserta pejabat lainnya.

"Alhamdulillah, MTQ Nasional Tahun 2018 secara resmi telah ditutup langsung oleh Bapak Wapres dan Provinsi Jambi berhasil meraih beberapa prestasi, baik itu juara 1, juara 2, juara 3 dan juara harapan. Saya mengucapkan selamat kepada para kafilah yang telah meraih prestasi," tutur Sekda.

Sekda mengatakan, prestasi yang telah diraih oleh para kafilah tentunya mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional. Prestasi ini diraih berkat usaha dan kerja keras dari semua pihak yang terlibat, termasuk pelatih dan offisial, serta dukungan doa dari masyarakat Provinsi Jambi.

Selanjutnya, Sekda menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jambi akan mengadakan evaluasi terkait apa-apa saja yang perlu ditingkatkan dalam MTQ Nasional Tahun 2018 ini, untuk mempersiapkan kembali para kafilah dalam menghadapi MTQ Nasional Tahun 2020 yang akan diselenggarakan di Provinsi Sumatera Barat.

Prestasi yang telah diraih oleh para kafilah Provinsi Jambi pada MTQ Nasional tahun 2018 adalah:

1. Cabang Tilawah Al Qur'an, Golongan Remaja, atas nama Lutfiatun Nisa meraih peringkat 1.

2. Cabang Tilawah Al Qur'an, Golongan Tartil, atas nama Helfina Eka Fumiyo meraih peringkat harapan 3

3. Cabang Qira'at Al Qur'an, Golongan Qira'at Mujawwad Dewasa atas nama Rosita meraih peringkat 3

4. Cabang Hifzh Al Qur'an, Golongan 10 juz, atas nama M.Rofiqi Basaruddin meraih peringkat 3

5. Cabang Tafsir Al Qur'an, Golongan Bahasa Indonesia, atas nama M.Yusuf meraih peringkat 2

6. Cabang Khath Al Qur'an, Golongan Dekorasi, atas nama Katirah meraih peringkat harapan 2

7. Cabang Musabaqoh Makalah Al Qur'an, atas nama Rahmawati meraih peringkat harapan 2

Sebelumnya, dalam sambutannya, Wakil Presiden RI, H.M.Jusuf Kalla, mengemukakan, MTQ Nasional pertama kali diselenggarakan atas ide dari orang Medan yang saat itu menjadi Kepala Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar, Alm. Pak Sani.

"Pertama kali, Alm. Pak Sani mengadakan lomba membaca Al Qur'an di radio untuk seluruh Sulawesi. Kemudian muncul ide yang disampaikan kepada pemuka agama dan pemerintah untuk mengadakan MTQ secara nasional," ungkap Wapres.

"Alhamdulillah, ide tersebut disetujui dan diselenggarakanlah MTQ Nasional pertama kali di Kota Makassar pada bulan Ramadhan dengan menghasilkan 6 orang pemenang, yaitu 3 orang pemenang laki-laki dan 3 orang pemenang perempuan. Tapi sekarang sudah banyak pemenang, tadi kita mendengarkan Dewan Hakim membacakan pemenang hampir 1 jam," tutur Wapres.

Wapres mengatakan, saat ini banyak sekali cabang-cabang yang diperlombakan dalam MTQ Nasional, ini berarti semakin banyak minat terhadal Al Qur'an, baik itu membaca, menghafal, khath dan lain sebagainya. “Ini sangat baik bagi generasi mileneal sekarang, jadi generasi muda sekarang bukan hanya ahli dalam dunia teknologi saja tapi ahli dalam membaca, menghafal dan menafsirkan Al Qur'an,” tambah Wapres.

Menteri Agama RI, Drs.H.Lukman Hakim Syaifuddin, meyampaikan, tujuan dari pelaksanaan MTQ Nasional ini adalah untuk melahirkan kesadaran masyarakat untuk mencintai kitab suci Al Qur'an dan mengamalkan ajaran yang ada didalamnya pada kehidupan sehari hari.

"Semoga melalui MTQ Nasional ini, sina- sinar ayat Allah selalu membekas dan menerangi jalan kehidupan kita bersama," kata Lukman.

Lebih lanjut, Lukman menambahkan, MTQ Nasional ini juga merupakan suatu upaya pemerintah dalam memberantas buta aksara Al Qur'an di Indonesia, yang sampai saat ini jumlahnya cukup besar.

Gubernur Sumatera Utara, Letjend (Purn) Edy Rahmayadi, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah memberikan kesempatan bagi Provinsi Sumatera Utara menjadi tuan rumah pada MTQ Nasional Tahun 2018 dan mengucapkan terima kasih juga kepada Wapres yang telah datang serta menutup MTQ Nasional Tahun 2018.

"Pemerintah dan masyarakat Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah hadir pada MTQ Nasional Tahun 2018 ini dan memohon maaf atas segala kekurangan selama MTQ Nasional ini berlangsung," pungkas Edy.

(Humas Pemprov Jambi)

#News1


kenali.co