Misteri Uhang Pandak di Kabupaten Kerinci
Kabupaten Kerinci
Budaya

Misteri Uhang Pandak di Kabupaten Kerinci

Senin, 01 Oktober 2018 - 07:24:16 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 325

Kenali.co, Keberagaman budaya adalah salah satu keistimewaan Kabupaten Kerinci, negeri yang terkenal dengan julukan sekepal tanah surga dan sakti alam kerinci memang tidak bisa kita pungkiri. 

Berbagai macam bentuk, kejadaian serta tradisi yang membuktikan kesaktian alam kerinci. Dimulai dengan festival budaya yang masing-masing daerah menunjukkan kesaktian nenek moyang mereka. Misalkanlah dalam pegelaran festival masyarakat danau Kerinci, di mana dalam pegelaran tersebut masing-masing daerah menunjukkan dan menampilkan tradisi dari daerahnya masing-masing. Berbagai macam pertunujukan budaya dilakukan, salah satunya tari Asyik, di mana dalam tari ini para penari secara tidak sadar melakukan atraksi menginjak pecahan kaca, pedang dan benda-benda tajam lainnya yang apabila dilakukan oleh orang awam sangat berbahaya.

Negeri yang heterogen tentunya mempunyai kisah dan mitos-mitos yang selama ini belum secara fakta berhasi diungkapkan. Setiap daeah di dunia atau di Indonesia pasti memilki mitos-mitos, salah satunya Kabupaten Kerinci. Misteri “uhang pandak” atau bahasa Indonesianya “orang pendek” adalah mitos yag selama ini menjadi misteri masyarakat setempat. 

Misteri orang pandak tidak hanya membuat penasaran masyarakat setempat, misteri ini bahkan sudah sampai ke telinga dunia, tidak heran jika peneliti-peneliti dunia tertarik untuk meniliti dan mengungkapakan misteri yang selama ini beredar di kabupaten Kerinci. Salah satunya ialah dari National Geographic Society. Bahkan sebelumnya penelitian kerap kali dilakukan oleh peneliti dunia dengan tujuan untuk membuktikan cerita masyarakat tentang misteri orang pandak. Namun dari beberapa peniliti dunia yang meneliti anehnya tak satupun dari mereka yang berhasil mengungkapkan misteri ini.

Orang pendek adalah sebutan masyarakat Kerinci kepada makhluk yang memiliki tinggi badan sama kurang lebih seperti anak umur 3-4 tahun. Masyarakat setempat mengatakan bahwa keberadaan orang pandak terdapat di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat tepatnya di daerah sekitaran gunung Kerinci dan gunung Raya. Beberapa masyarakat mengaku pernah bertemu dengan makhluk ini. Memilki postur tubuh yang pendek, berbulu serta membawa tombak berburu adalah ciri dari misteri orang pendek. 

Misteri ini hingga saat ini belum terungkapkan secara ilmiah, berbanding terbalik dengan masyarakat yang mengaku pernah bertemu dengan makhluk ini. Kejadian ini tentunya adalah salah satu contoh kesaktian budaya kabupaten Kerinci, tidak heran jika sakti alam kerinci disandang oleh negeri pegunungan ini.

Misteri orang bunian memang banyak dimiliki oleh daerah-daerah lain, Kabupaten Kerinci adalah satunya. Legenda ini hanggat saat ini masih misteri dan sangat menarik untuk diteliti. 

Kekayaan budaya di Kabupaten Kerinci menghasilkan beberapa tradisi yang unik serta mistis, tak dipungkiri jika Kabupaten Kerinci disebut-sebut sebagai minimnya Indonesia. Maka dari itu mari sama-sama kita rawat kebudayaan negeri ini, terutama Kabupaten Kerinci yang saat ini yang akhir-akhir dianugrahi branding wisata Provinsi Jambi. Peran serta masyarakat terutama kita semua sanagat diperlukam untuk menjaga keaslian budaya sehingga bisa menarik pihak luar untuk berkunjung ke negeri sakti alam kerinci.

Uhang pandak atau orang pendek adalah satu misteri dari rautasan misteri di Kabupaten Kerinci, tentunya ini menjadi keistimewaan dan kebanggaan kita semua, tugas kita ialah tinggal bagaimana kita merawat dan menjaga cerita-cerira rakyat ini harus diketahui semua masyarakat agar mitos tidak hilang seperti pembuktian yang belum berhasil diungkapkan.

Penulis: Wahyu Hidayat

#News1


kenali.co