Teknik Penulisan Buku untuk Dosen yang Diterima Penerbit
Repro Kenali.co

Teknik Penulisan Buku untuk Dosen yang Diterima Penerbit

Jumat, 21 September 2018 - 16:53:03 WIB
0 | Kategori: Campus |Dibaca: 384

Kenali.co, JAMBI- Bagaimana menulis buku yang diterima penerbit? Ada dua cara menulis buku yaitu menyampaikan hal lama dengan cara baru atau menyampaikan hal baru dengan cara lama. Buku sebagai karya yang terpublikasi akan meningkatkan reputasi penulisnya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Penerbitan, Penerbit Andi, Joko Irawan Mumpuni pada kegiatan seminar dan workshop menulis buku untuk dosen di gedung Pascasarjana STIKOM Dinamika Bangsa, Kamis (20/09/2018).

Dalam kesempatan itu Joko menyampaikan materi terkait dengan proses penerbitan buku, writingpreneurship, dan buku best seller. Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen-dosen STIKOM DB dan AKAKOM Stephen Jambi yang berlangsung sukses.

Joko mengatakan bila dosen yang menulis, format buku disesuaikan dengan regulasi Dikti ukuran 16 x 23 cm dan jumlah lembarnya sebanyak 200 halaman. Berarti menulis dengan jumlah tidak kurang 150 halaman di Ms Word.

“Kalau penulisnya dosen, formatnya sudah kami sesuaikan dengan format regulasi dikti. Karena dosen nulis tidak hanya royalti tapi tujuan KUM (Angka Kredit Dosen),” ujarnya.

Menurut Joko, ada kriteria buku yang digolongkan baik. Pertama, susunan buku mempunyai sistematika yang efisien. Kedua, bahasa yang baik dan benar. Ketiga, informatif dan komunikatif. Jadi, penulis harus menyadari bahwa banyak pihak yang akan menilai kualitas dari tulisan.

Dilanjutkan Joko, sebaiknya penulis juga harus memahami bagaimana alur proses naskah menjadi buku. Untuk itu penulis harus mengenali ciri-ciri penerbit yang baik dan berkomitmen. “Jujur dalam pembayaran royalti,” ujarnya.

Selanjutnya, Joko mengatakan naskah seperti apa yang akan diterbitkan? Untuk sebuah naskah yang dibukukan, pastinya pihak penerbit akan mencari tema-tema populer dan mempunyai peluang pasar. Ini yang bakal jadi buku best seller di toko buku. “Setidaknya ada 500 naskah per bulan yang masuk ke Penerbit Andi,” katanya.

Dari aspek tema dan penulisnya, kata Joko, dapat dibagi 4 golongan yaitu; tema populer-penulis populer, tema populer-penulis tak populer, tema tak populer-penulis tak populer, tema tak populer-penulis populer.

“Yang jadi favorit pilihan adalah tema populer-penulis populer. Tapi tidak menutup peluang untuk yang lainnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua STIKOM DB Jambi, Setiawan Assegaff mengatakan kegiatan ini merupakan pencerahan terkait penerbitan buku. Untuk itu pihak penerbit Andi memberikan kesempatan kepada dosen-dosen STIKOM DB untuk menulis buku di Penerbit Andi.

“Itu ternyata ada universitas yang tidak kebagian jatah, dan STIKOM terpilih,” katanya.

Penulis : Ahmad Asyhadi

#News1


kenali.co