Direkomendasi Bawaslu, KPU Lakukan Pencermatan Terhadap Potensi Kegandaan Dalam DPT
Komisioner KPU Provinsi Jambi, Ahdiyenti (kanan)

Direkomendasi Bawaslu, KPU Lakukan Pencermatan Terhadap Potensi Kegandaan Dalam DPT

Rabu, 12 September 2018 - 19:09:04 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 338

Kenali.co, JAMBI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi melakukan pencermatan dan penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu 2019 mendatang. Hal ini dilakukan KPU setelah keluarnya rekomendasi hasil temuan dari Bawaslu RI terkait potensi kegandaan.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, Ahdiyenti mengatakan, dari penetapan DPT nasional ada rekomendasi Bawaslu RI untuk melakukan pencermatan untuk penyempurnaan DPT.

“Ini kan bukan pasti ganda, tetapi potensi ganda karena masih di faktualkan di lapangan mana tau namanya sama, tanggal lahirnya sama, orangnya memang dua,” katanya.

Ahdiyenti melanjutkan, jajaran KPU sampai PKK dan PPS melakukan pencermatan terhadap temuan potensi kegandaan dari Bawaslu.

“Percermatan bersama, KPU, Parpol dan Bawaslu. Tak ada masalah, KPU melakukan ini bersama Bawaslu agar DPT ini lebih baik,” ujarnya.

Bagaimana dengan temuan Bawaslu yang mendapati orang sudah meninggal masih masuk dalam DPT ? Ahdiyenti mengatakan, temuan bisa beragam bisa berupa kegandaan serta TMS karena meninggal dunia.

“Temuan inikan, entah temuan ganda, orang yang TMS, bisa jadi kan meninggal dari penetapan DPT sampai melakukan pencermatan ini ada yang meninggal saat penyempurnaan itu kan dibersihkan. Bisa jadi juga orang yang telah memenuhi syarat, misalnya kemarin belum memiliki KTP elektronik, sekarang sudah punya atas rekomenedasi Bawaslu kita masukkan juga,” bebernya.

Lalu bagaimana dengan pemilih yang belum memiliki KTP elektronik, apa yang langkah yang akan dilakukan KPU ? Ahdiyenti mengatakan, untuk masyakat yang belum memiliki KTP saat ini memang belum bisa masuk DPT, menurutnya, nantinya pemilih ini akan dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

“Mereka besok akan masuk DPK, setelah ini langkah KPU menginventarisir DPK ini,” tandas Ahdiyenti.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jambi menemukan puluhan ribuan data ganda di Provinsi Jambi. Data ganda ini tersebar di 11kabupaten dan Kota.

Temuan ini setelah Bawaslu melakukan pencermatan dan analisis kegandaan di dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 untuk setiap Kabupaten/Kota dalam Provinsi Jambi.

Anggota Bawaslu Provinsi Jambi, Fachrul Rozi mengatakan hasil pencermatan ini telah diserahkan Bawaslu kepada KPU Provinsi Jambi.

"Pencermatan dan koreksi juga dilakukan atas pemilih yang tidak memenuhi syarat," katanya.

Fachrul Rozi melanjutkan, pemilih tersebut masih tercantum dalam DPT. Kemudian juga, pemilih yang memenuhi syarat tetapi tidak masuk dalam DPT, serta kesalahan elemen informasi dalam DPT. 

Selain itu, sambungnya, Bawaslu Provinsi Jambi juga menyampaikan adanya perbedaan antara jumlah Berita Acara (BA) DPT dengan softcopy dalam bentuk exel. 

"Kami sampaikan untuk dilakukan perbaikan dan penelitian. Semestinya jumlah yg di dalam BA harus sama dengan jumlah (rekap by name by address) dalam bentuk exel," tandasnya.

(Muh)

#News1


kenali.co