M. Farisi: Saya Pribadi 1000% Setuju dengan Semangat Pemberantasan Korupsi di DPRD
Sekjend KOPIPEDE Provinsi Jambi, M. Farisi, LL.M

M. Farisi: Saya Pribadi 1000% Setuju dengan Semangat Pemberantasan Korupsi di DPRD

Sabtu, 08 September 2018 - 08:14:06 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 1975

Kenali.co, JAMBI- Sekjend KOPIPEDE Provinsi Jambi, M. Farisi, LL.M menanggapi terkait banyaknya Bacaleg (Bakal Calon Anggota Legislatif) mantan koruptor yang akhirnya lolos menjadi Caleg (Calon Anggota Legislatif), lewat sidang ajudikasi Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) khususnya di Provinsi Jambi.

Farisi mengatakan bahwa terjadi perdebatan mengenai aturan pasal dalam PKPU terkait pembatasan caleg koruptor sudah menjadi permasalahan nasional, kedua belah pihak KPU dan Bawaslu ngotot dengan landasan hukum masing-masing.

“Saya pribadi 1000% saya setuju dengan semangad (pencegahan) pemberantasan korupsi di dprd, tp jg tdk setuju bila itu diatur di PKPU, harusnya di UU. Namuuuunn faktanya PKPU itu telah berlaku dan diundangkan, maka seyogyanya bawaslu terikat dan juga menghormati pkpu itu,” katanya dalam press release yang diterima Kenali.co, Jumat (07/09/2018).

Baca juga : Tak Tangung Tangung, Bawaslu Jambi Loloskan 2 Bacaleg Mantan Terpidana Korupsi

Farisi mengatakan solusinya ada di Mahkamah Agung (MA), beberapa pihak telah mengajukan judicial review pasal PKPU tersebut, namun sampai sekarang belum juga diputuskan.

“Seharusnya, mengingat mendesaknya putusan dari MA ini, presiden sebagai kepala negara bisa membantu mengkomunikasikan dgn semua stakeholder duduk bersama dan mendesak MA segera mengeluarkan putusan se adil2 nya sblm penetapan DCT 20 September 2018. Yg kemudian putusan itu menjadi dasar boleh tdknya mantan koruptor menjadi caleg,” katanya.

Baca juga : Kisruh Lolosnya Bacaleg Eks Tipikor, KPU Pilih Tunda Pelaksanaan Putusan Bawaslu

Farisi melanjutkan pihaknya juga mempertanyakan komitmen parpol yang telah melakukan fakta integritas anti korupsi. Harusnya parpol menjadi saringan awal dan tidak meloloskan atau mengajukan caleg koruptor.

“Kunci nya ada di komitmen parpol, masyarakat harus teriaaak kencang mengkritisi parpol yg ngotot mencalonkan caleg mantan koruptor,” katanya.

Penulis: Ahmad Asyhadi

#News1


kenali.co