2 Hal Penting Rekomendasi BI Perwakilan Jambi. Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto memberikan cindera mata kepada para narasumber. foto: asyhadi

2 Hal Penting Rekomendasi BI Perwakilan Jambi. Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi

Rabu, 08 Agustus 2018 - 05:42:17 WIB
0 | Kategori: Jambi Bisnis |Dibaca: 330

Kenali.co, JAMBI- Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Bayu Martanto, mengatakan dalam tiga tahun terakhir, pelemahan harga komoditas telah memberikan pengalaman berharga kepada kita (masyarakat Provinsi Jambi) bahwa ketergantungan yang tinggi terhadap komoditas bahan mentah sangat rentan menimbulkan tekanan bagi perekonomian daerah.

“Kini saatnya kita berefleksi dan menyusun strategi baru untuk menjawab tantangan ekonomi ke depan. Kami menyakini bahwa provinsi Jambi memiliki potensi komoditas yang masih dapat terus dikembangkan,” ujarnya, Kemarin (7/8), dalam kegiatan seminar “Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Jambi” di Swill Belhotel Jambi.

Perkembangan ekonomi daerah, kata Bayu, rasanya tidak hanya menjadi pekerjaan rumah pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat baik aparatur pemerintah, pelaku usaha, perbankan, maupun akademisi.

“Untuk tujuan itulah kita semua berkumpul di ruangan ini, dalam rangka bertukar pikiran dan menggali potensi perekonomian provinsi Jambi,” ujarnya.

Bayu berharap melalui diskusi bersama kemarin, pihaknya berharap dapat dirumuskan langkah-langkah konkrit yang perlu dilakukan untuk mendorong peningkatan ekonomi provinsi Jambi ke depan.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi bekerjasama dengan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Provinsi Jambi menyelenggarakan seminar “Strategi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Pronvinsi Jambi” bertempat di Swiss Bellhotel Jambi. Bertindak sebagai narasumber adalah pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi. Hadir dalam seminar tersebut Ketua OJK Provinsi Jambi, Direktur Utama Bank Jambi, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jambi, OPD Kota Jambi, OPD Kabupaten Muaro Jambi, OPD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, OPD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Ketua ISEI Provinsi Jambi.
 

Sementara itu, hasil diskusi bersama menghasilkan empat kesimpulan, yaitu:

Pertama, Pertumbuhan ekonomi Jambi mengalami perlambatan cukup dalam di tahun 2015 dan saaat ini mengalami perbaikan terbatas, sehingga diperlukan strategi untuk mendrong pertumbuhan ekonomi daerah kembali kepada pertumbuhan historisnya (di atas 7% yoy).

Kedua, Strategi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah bisa ditempuh lewat 2 cara: pertama, mendorong pertumbuhan di kabupaten/kota yang berkontribusi paling besar terhadap PDRB Jambi. Kedua, mendorong konvergensi sektor ekonomi utama provinsi di setiap kabupaten/kota.

Ketiga, Analisis TCD mengindikasikan kinerja perdagangan internasional Jambi cukup baik terlihat dari daya saing komoditas utama (karet, CPO, batubara, pulp dan kertas) yang kompetitif di pasar internasional, namun demikian pada aspek diagnose daya saing terindifikasi masih banyak hambatan yang mengurangi daya saing komoditas utama daerah.

Keempat, Selain itu, pemerintah masih dihadapkan pada penyelesaian kendala kritikal penghambat pertumbuhan ekonomi daerah seperti: kualitas SDM, infrastruktur (pelabuhan dan jalan) serta ketersediaan sumber energi (listrik).
 

Selanjutnya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi merekomendasikan hal-hal berikut;

1. Prioritas penyelesaian kendala kritikal penghambat pertumbuhan ekonomi daerah seperti: penyediaan infrastruktur daerah dengan pertimbangan jangkauan, kapasitas dan kualitas yang mendukung pengembangan ekonomi daerah.

2. Proaktif mendorong upaya untuk mengingkatkan daya saing produk daerah, antara lain memperluas akses pasar, menghilangkan hambatan regulasi serta mendukung promosi eknomi.
 

(ahmad asyhadi)

#News1


kenali.co