Tak Boleh Nambah Libur

Tak Boleh Nambah Libur

Selasa, 05 Juni 2018 - 22:27:58 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 348

Kenali.co, JAMBI- Cuti bersama  Lebaran tahun 2018 merupakan libur terpanjang bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Karena, jika dibandingkan tahun lalu, tahun ini masa libur lebaran bagi ASN semakin lama. Bahkan, libur sendiri sudah dimulai sejak tanggal 9 hingga 20 Juni 2018. Namun, untuk beberapa pelayanan jasa tetap akan buka seperti Kesehatan, Damkar dan Dinas Perhubungan.

Disampaikan oleh M. Fauzi, Pjs Walikota Jambi bahwa berdasarkan surat edaran dari Pemerintah pusat, cuti bersama dimulai pada tanggal 11 hingga 20 Juni 2018. 

“Namun untuk masuk kerja terakhir itu pada tanggal 8 Juni tepatnya hari Jumat minggu ini. Setelah itu bisa libur panjang. Bagi yang mau pulang kampung, bisa langsung pulang,” katanya, Selasa, (5/6).

Namun untuk beberapa bidang jasa dan pelayanan tetap akan stand by. Seperti Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Damkar. Ini karena Dinas tersebut memang memberikan pelayanan kapanpun dan dimanpun.

 “Yang berhubungan dengan pelayanan itu tetap stand by. Seperti kesehatan, dokter dan perawatnya akan ada sistem piket. Ada juga Dinas Perhubungan yang masih harus tetap stand by mengatur lalu lintas. Begitu juga untuk Damkar, mereka harus siap kapanpun terjadi kebakaran atau bencana yang tentunya tidak kita inginkan,” katanya.

Mengingat panjangnya libur bagi ASN, maka tidak diperbolehkan lagi menambah cuti lebaran. Bahkan, akan ada sanksi yang diberikan jika masih ada ASN yang tidak masuk kerja di hari yang telah ditentukan tersebut. 

“Tentunya jika mereka tidak masuk karena ada bencana, kemalangan, sakit atau hal yang tidak bisa dihindari, tentunya akan ada menjadi pertimbangan khusus. Namun kalau disengaja, maka akan ada sanksi bagi mereka,” ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sekda Kota Jambi Budidaya bahwa libur cuti lebaran tahun ini lebih panjang dari tahun sebelumnya. Untuk itu, para ASN tidak boleh lagi menambah waktu libur atau cuti. Apalagi tidak masuk pada hari pertama kerja setelah lebaran nanti.

“Tidak boleh lagi menambah libur. Kan liburnya sudah sangat panjang. Baik sebelum lebaran maupun sesudah lebaran. Kita minta semua bisa masuk sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” katanya.

Budidaya menegaskan jika ada ASN yang masih tidak masuk akan diberikan sanksi tegas. Apalagi jika tidak ada keterangan atau tidak ada surat izin.

 “Ada sanksinya nanti itu BKD yang langsung memberikan sanksi mulai dari peringatan hingga penurunan pangkat,” pungkasnya. 

(AA)

#News1


kenali.co