TAKJIL
f.diahpramudita/net
Karya: Soni Afriansyah

TAKJIL

Jumat, 18 Mei 2018 - 06:00:12 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 453

Kenali.co, Setelah selesai solat subuh Masbun langsung mandi.
‘’Ya allah moga hari ini saya puasa penuh’’ ujar batin Masbun sambil mengenakan pakaian.
‘’Hari ini kan hari pertama puasa, aku gak mau main yang berlebihan nanti haus dan capek lagi..hmm’’ lagi-lagi batin Masbun berujar.
Setelah berpakaian Masbun langsung baring di kasurnya.
‘’Masbun ada kawanmu di luar, ..ngajak main!!!’’ kata Ibu Nita di pintu kamar Masbun.
Namun Masbun tidak mau karena ia tidak ingin capek dan haus. Ibu Nita memberikan penjelasan kepada Masbun bahwa bulan puasa bukan berarti kita harus bermalas-malasan dan tidur terus tetapi kita harus tetap melakukan aktifitas. Masbun pun akhirnya mau bermain dengan temannya.

Siang begitu terik, Masbun datang dengan bermandi keringat. Masbun langsung ke dapur.
‘’Masbun…serumainya’’ Tanya Buk Nita.
‘’Ia buk tapi haus dan capek’’ kata bocah 7 tahun ini.
Masbun mengambil gelas yang berisi air dan akan meminumnya.
‘’Masbun ..kamu kan puasa?’’ larang Buk Nita.
’’ Eh..iya…buk lupa’’ kata Masbun sambil tersenyum malu dan ia mengelus lehernya.
Buk Nita mengeluarkan barang yang di belinya di pasar.
‘’Buk..nanti berbuka takjilnya apa?” Tanya Masbun.
‘’Kita takjilnya cuma satu macam aja ya?..lagian ibuk lagi gak da uang’’ kata Buk Nita.
‘’Ya udah, buk bikin aja pontang” saran Masbun.
‘’Gak bisa bun..adik mu kepingin kolak’’ bantah Buk Nita.
’’Ya..buk’’ kata Masbun sambil cemberut.
Pontang adalah makanan khas Melayu yang terbuat dari tepung beras yang sudah di adonencer, dimasukan daun pisang yang sudah dibentuk seperti sampan lalu di kukus. Pontang adalah makanan favorit Masbun.
‘’Masak gak bisa bikin 2 takjilsih…trus kenapa ibuk belanja banyakya?’’ kata Masbun dalam hati sambil melangkah ke kamar dan langsung tidur siang.

Setelah tidur siang Masbun pun pergi main lagi karena masih kesal dengan permintaanya yang tidak turuti. Petang pun berganti magrib menghampiri, burung-burung masuk ke sarangya, matahari masuk ke peraduanya.
‘’Ya allah Masbun ke mana?’’ kata Buk Nitacemas.
Masbun pulang dengan santai dan langsung ke dapur.
‘’Bun..dari mana?’’ Tanya Buk Nita.
‘’Main buk sama temen’’ jawab Masbun pelan.
Tanpa mandi Masbun langsung duduk di meja makan. Adzan masjid pun berkumandang indah. Masbun membuka topi saji dan terkejut melihat pontang.
‘’Ibu.. bikin pontang,, kok pake rahasia segala buk?’’ Tanya Masbun heran dan paras Masbun menjadi ceria.
‘’Nak..hari ini kamu ulang tahun yang ke tujuh happy birthday ya..?’’ kata Buk Nita.
‘’Ya allah aku sampe lupa’’ tutur Masbun.
 ‘’Ya kak.. gak mungkinlah ibuk gak nuruti kemauan kakak apalagi kakak hari ini ulang tahun’’ kata Prisila adek Masbun.
‘’Udah ayo kita cepat berbuka ibuk sudah siapin kue ulang tahunya’’ kata Buk Nita. Masbun, Yamin dan Ibuk Nita pun merayakan ulang tahun Masbun dengan gembira. Masbun merasa mendapat berkah di bulan Ramadhan ini.(*)

*) Penulis adalah mantan Siswa SMAN 1 Tanjabtim, Kelahiran Tahun 1997, Notelp 082307658470

 

#News1


kenali.co