7 Gejala Bahwa Kamu Kekurangan Vitamin B12
medkes.com

7 Gejala Bahwa Kamu Kekurangan Vitamin B12

Selasa, 08 Mei 2018 - 19:17:17 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 163

Kenali.co, Kekurangan vitamin B12 adalah salah satu kekurangan nutrisi yang paling umum. Penyebab umumnya yakni diet vegetarian ketat dan operasi penurunan berat badan. Kurangnya vitamin B12 dalam darah dapat terjadi melalui beberapa gejala. Vitamin B12 adalah pembangkit tenaga untuk berbagai fungsi tubuh.

Berikut 7 gejala utama bahwa kamu kekurangan vitamin B12:

Kelemahan, pusing, kelelahan

Menurut chief wellness officer di Cleveland Clinic Wellness Institute, Michael Roizen, kelemahan dan kelelahan adalah salah satu gejala paling umum kekurangan vitamin B12. Ketika pasokan vitamin menurun, tubuh kamu memproduksi lebih sedikit sel darah merah yang diperlukan untuk menyebarkan oksigen. Akibatnya kamu merasa mengantuk, letih, lelah, dan bahkan pusing. Banyak orang mengacaukan gejala-gejala ini dengan jadwal tidur yang buruk, jam kerja yang panjang, dan stres. Namun, jika kondisi tiba-tiba memburuk, konsultasikan dengan dokter dan lakukan tes darah untuk memeriksa kadar vitamin B12.


Sesak nafas

Salah satu tanda fisiologis yang mungkin dari kekurangan vitamin B12 adalah sesak napas saat beraktivitas. Vitamin B12 berkontribusi pada produksi hemoglobin - protein transport oksigen dalam aliran darah. Kekurangan vitamin dapat mengurangi aliran oksigen ke jaringan tubuh sehingga menyebabkan anemia yang menyebabkan sesak napas dan kelemahan. Segera temui dokter untuk pemeriksaan fisik jika kamu mengalami kelelahan yang tidak jelas, sesak napas, lidah sakit, atau gejala kekurangan vitamin B12 lainnya.


Kerusakan saraf dan sensasi “kesemutan”

Kurangnya vitamin B12 dapat memperburuk sel-sel saraf, yang mengarah ke sensasi kesemutan di tangan dan kaki kamu. Jika kamu mengabaikan hal itu, gejalanya akan menjadi permanen dan berubah menjadi parestesia. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan degenerasi sumsum tulang belakang, saraf optik, jaringan serebral, dan saraf perifer. Tanpa perlindungan vitamin B12, saraf sumsum tulang belakang akan merasa goyah. Akibatnya, Anda akan tersandung dan kehilangan keseimbangan lebih sering bahkan saat berjalan di permukaan datar.


Kulit pucat atau kuning

Indikasi fisik lain dari rendahnya kebutuhan vitamin B12 adalah penyakit kuning pada kulit atau putih mata. Produksi sel darah merah tergantung pada vitamin B12. Produksi sel darah merah yang tidak tepat menyebabkan kondisi anemia yang disebut anemia megaloblastik. Dengan kondisi ini, sel darah merah besar, rapuh, dan tidak dapat membelah. Bilirubin adalah zat berwarna merah atau coklat sedikit yang diproduksi oleh hati ketika memecah sel-sel darah tua. Sejumlah besar bilirubin yang mencoba memecah sel darah merah tersebut yang membuat kulit dan mata kamu menjadi kuning.


Sembelit dan kehilangan nafsu makan

Ada banyak alasan berbeda yang dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sembelit, dan kekurangan vitamin B12 adalah salah satunya. Jika diabaikan, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan sembelit kronis, sakit perut, gas, diare, dan kehilangan nafsu makan. Tingkat vitamin yang rendah mempengaruhi fungsi normal saluran pencernaan. Untuk mengembalikan kadar vitamin agar kembali normal, kamu dapat mengonsumsi suplemen vitamin B12.


Depresi, perubahan perilaku

Hal yang wajar jika kekurangan beberapa vitamin dapat menyebabkan depresi dan perubahan perilaku. Kekurangan vitamin memiliki dampak yang kuat pada produksi serotonin di otak kamu. Serotonin membantu mengatur suasana hati. Jika kamu memiliki kadar vitamin B12 yang rendah, bicarakan dengan dokter dan cobalah untuk mencari tahu rencana perawatan yang paling sesuai untuk kamu. Dalam sebagian besar kasus, mengonsumsi suplemen B12 dapat meningkatkan kamu secara signifikan.


Tulang lemah

Sama seperti kalsium dan vitamin D, vitamin B12 memainkan peran yang sangat penting dalam pembentukan sel-sel pembentukan tulang. Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan osteoporosis. Penyakit ini ditandai oleh tulang yang rapuh, lemah, atau rapuh sebagai akibat dari kehilangan jaringan yang disebabkan oleh kekurangan nutrisi. Keropos tulang yang dipercepat dapat menyebabkan jatuh, patah tulang, dan patah tulang. Orang tua memiliki risiko yang lebih besar sehingga disarankan untuk melakukan tes darah secara teratur

Semoga 7 gejala di atas membantu kamu untuk mengenali gejala kekurangan vitamin B12 dalam tubuh. Jangan lupa untuk selalu hidup sehat dan memeriksa kesehatan tubuh.


Penulis : Novhelis Sandra Borty

#News1


kenali.co