Musim Penghujan, Pemkot Diminta Perhatikan Drainase
Beberapa titik banjir di Kota Jambi.

Musim Penghujan, Pemkot Diminta Perhatikan Drainase

Jumat, 06 April 2018 - 23:00:58 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 131

Kenali.co, JAMBI- Memasuki musim penghujan, DPRD Kota Jambi meminta agar Pemkot Jambi tanggap dalam menyelesaikan beberapa titik banjir di Kota Jambi.

Hal ini disampaikan Junaidi Singarimbun Ketua Komisi II DPRD Kota Jambi, ia menyebutkan bahwa genangan air di beberapa jalan masih meresahkan warga. Sehingga ini menjadi tugas dinas PUPR Kota Jambi untuk berkoordinasi dengan dinas PUPR provinsi dan BWSS VI Jambi.

"Karena untuk urusan banjir dan genangan air yang ada di jalan harus diselesaikan dan diatasi secara menyeluruh. Ini juga bukan hanya menjadi tugas dinas PU PR kota melainkan semua pihak termasuk masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan," katanya.

Menurutnya saat ini ada sembilan titik rawan banjir yang merupakan kewenangan provinsi. 

"Semuanya ada di daerah di jalan provinsi. Ini juga sudah kami sampaikan kepada dinas PUPR provinsi melalui DPRD Provinsi Jambi dan BWSS sesuai dengan kewenangan nya masing-masing," katanya.

Bahkan, Drainase yang sudah pernah diperbaiki oleh dinas PUPR Kota Jambi pada tahun 2017 lalu, saat ini masih terdapat genangan air. Junaidi menyebutkan bahwa saat ini masih ada belasan jalan yang drainasenya tidak mampu menampung luapan air hujan. 

Menanggapi hal tersebut, Dirinya meminta agar dinas terkait dapat mencari solusi mengapa masih terjadi genangan air padahal ini sudah diperbaiki. Ia mencontohkan seperti yang terjadi di Mayang, Sunan Giri dan lainnya. 

"Kita minta dari sekarang sudah dipantau sehingga saat musim kemarau bisa dicari solusi untuk perbaikan drainase tersebut, sehingga saat hujan air tidak lagi menggenangi jalanan," katanya.

 Selain itu pihaknya juga meminta apakah ini kesalahan prosedur pembuatan drainase atau bukan. Sehingga pengawasan pekerjaan harus lebih intens. Misalnya melihat  tumpahan air yang turun saat hujan, debit curah hujan, serta curah hujan yang turun baik secara vertikal maupun horizontal.

"Semua kajian ini harus dilakukan secara matang oleh dinas PU PR Kota Jambi. Terserah dinas PUPR Kota Jambi proyeknya masih dalam masa perawatan atau membuat  menganggarkan kembali. Yang penting genangan air bisa diatasi," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Air (SDA) dinas PUPR Kota Jambi Yunius, menyebutkan bahwa drainase yang ada di pinggir jalan. Sebenarnya, bukan menjadi tugas dinas PUPR Kota Jambi saja melainkan konteks SDA sangat berperan dalam sisi pembersihannya. 

Diakuinya  dipinggir jalan provinsi dan kota yang sudah dibangun  drainase hingga saat ini masih terjadi genangan air. Hal ini menjadi catatan bagi dinas PUPR Kota Jambi untuk mengevaluasi genangan tersebut.

"Ada yang terjadi akibat pola cekungan jalan sehingga air hujan yang turun tidak mampu ditampung oleh drainase," katanya.

Menurutnya saat ini ada 19 titik Banjir yang berada di kelurahan dan RT di Kota Jambi. "Artinya ini bukan hanya Drainase saja melainkan wilayah banjir di Kota Jambi," ujarnya.

Menurutnya 19 wilayah banjir ini berada di RT dan kelurahan tersebut. Akan dianggarkan untuk penanganannya di SDA Provinsi, SDA Kota Jambi dan BWSS VI. 

Mengatasi hal ini pihaknya sudah meminta bantuan dengan BWSS provinsi Jambi sebesar Rp170 miliar dan Rp9,5 miliar bantuan dari Dinas PUPR Provinsi Jambi. Sementara untuk APBD masih dalam proses perencanaan. 

"Kita lakukan secara bertahap," katanya. 

(AA)

#News1


kenali.co