Sekda Tegaskan Peningkatan SDM Sebagai Kunci untuk Pengentasan Kemiskinan
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto, M.Si

Sekda Tegaskan Peningkatan SDM Sebagai Kunci untuk Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 03 April 2018 - 19:35:34 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 87

Kenali.co, JAMBI- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Drs.H.M.Dianto, M.Si menegaskan pentingnya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai kunci untuk pengentasan kemiskinan. Pernyataan ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Bidang Kesra dan Kemasyarakatan di Provinsi Jambi tahun 2018, di Hotel Oduo Weston, Selasa (2/4). Hadir pada kesempatan ini Kepala Biro Kesramas Provinsi Jambi, Drs.H.Amsyarnedi, para peserta diantaranya pejabat eselon 3 dan 4 Biro Kesramas se Provinsi Jambi, dan instansi terkait.

Sekda menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi bekerjasama dengan semua pihak terkait bisa menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di 2 (dua) tahun terakhir ini, hal ini menunjukan bahwa program yang  dilakukan oleh pemerintah sudah pada  track yang  benar.

"Jika  tidak ada koordinasi yang baik antara biro atau bagian Kesramas provinsi dan bagian Kesra di kabupaten/kota, maka tidak akan ada sinergitas dalam program dan pelaksanaan di lapangan.  Kita terus mempertahankan kondisi yang sudah baik sekarang, kita berharap kita pun berusaha terus menurunkan angka kematian ibu dan anak yang juga angkanya sudah baik di bawah angka rata-rata nasional," ungkap Sekda.

Sekda menegaskan, pemerintah terus mengupayakan peningkatan lama pendidikan masyarakat yang tujuannya untuk meningkatkan SDM di Provinsi Jambi.

"Jika di angka statistik lama sekolah di Provinsi Jambi itu baru 8,07 artinya anak-anak usia sekolah itu cuma sekitar 8 tahun dan kalau 8 tahunan berarti baru sampai ke sekolah menengah pertama  itupun seharusnya Sekolah Menengah Pertama 9 tahun, itu berarti kan ada masih PR kita untuk meningkatkan  lama pendidikan minimal, yang secara nasional sudah ditargetkan 12 tahun.

Makanya, kita berharap dengan rekor ini dengan anggaran dari masing-masing, APBN, APBD Provinsi, Kabupaten/Kota dimana didukung undang-undang yang sudah keluar bahwa 20% dari APBD itu adalah untuk pendidikan, kita berharap kekurangan kita yang masih 4 tahun ini bisa terkejar dan mengupayakan dengan rekan-rekan kabupaten dan kota supaya sinergi bagaimana lama pendidikan kita ini paling tidak sama dengan lama pendidikan di tingkat nasional," jelas Sekda.

(*/hms)

#News1


kenali.co