Terbukti Ada Cacing, Ritel Diharapkan tak Jual Sarden LSC
f.ali

Terbukti Ada Cacing, Ritel Diharapkan tak Jual Sarden LSC

Senin, 26 Maret 2018 - 21:33:50 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 168

Kenali.co, JAMBI- Maraknya beberapa merk kaleng sarden yang berisi cacing, Pemerintah melalui Disperindag Provinsi Jambi, Disperindag Kota Jambi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Satgas Pangan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah minimarket dan swalayan di sekitar Selincah, Senin (26/3/2018).

Dari pantauan dilapangan, tim mengambil beberapa jenis kaleng sarden di dua swalayan. Setelah mengambil beberapa sampel, tim akan akan mengecek isi sarden yang yang dicurigai berisi cacing. Rata-rata tim mengambil sampel yang berasal dari luar negeri.

Asisten II Provinsi Jambi Agus Sunaryo menyebutkan bahwa BPOM sudah menarik tiga merk sarden yang berisi cacing. 

"Karena sudah ada izin dari pusat untuk ditarik dan dimusnahkan," katanya.

Terkait temuan cacing oleh tim Dinkes Kota Jambi, yakni merk LSC dua hari yang lalu. Pihaknya juga sudah melakukan peninjauan ke swalayan agar merk LSC tersebut tidak dijual.

"Kalau proses penarikan sarden merk LSC kita akan mengirimkan laporan dulu ke BPOM. Kalau memang membahayakan tentu akan segera ditarik. Tapi tadi kita sudah cek sudah tidak ada yang menjual sarden merk LSC," katanya.

Bahkan pihaknya belum akan melakukan pengecekan isi dalam sarden. Karena dikhawatirkan dapat membuat resah masyarakat. 

Sementara itu, Kepala Disperindag Kota Jambi Komari menyebutkan bahwa  mulai Sabtu (24/3) pihaknya sudah melakukan pengecekan ke beberapa toko di Jambi. Menurutnya sebelum merk sarden LSC ditarik, pedagang sudah tidak lagi menjual sarden merk terebut.

"Kita sudah cek semua baik ke Simpang Pulai, Beringin, Paal X, tidak ada lagi produk itu di pasaran," ujarnya.

Selanjutanya, terkait penarikan, menurutnya BPOM yang berhak menarik jenis sarden yang berbahaya di pasaran. 

"Kan mau diteliti dulu, jenis cacingnya, penyebab adanya cacing tersebut didalam kaleng. Namun tetap kita imbau  agar masyarakat berhati-hati dalam mengkonsumsi sarden," katanya.

(Ali)

#News1


kenali.co