2.400 Pohon Sudah Teregister

2.400 Pohon Sudah Teregister

Selasa, 13 Maret 2018 - 21:01:25 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 65

Kenali.co, JAMBI- Pohon yang ada di Kota Jambi saat ini jumlahnya sudah berkurang. Hal ini disebabkan adanya pohon yang tumbang atau akibat hujan deras angin puting beliung beberapa waktu lalu. Pengurangan pohon juga dikarenakan pemangkasan atau pemotongan yang memang harus dilakukan karena kondisi pohon.

“Saat ini terjadi pengurangan jumlah pohon yang sudah teregistrasi. Ada karena tumbang karena faktor cuaca, rapuh atau lapuk karena faktor usia dan faktor lainnya,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi, Ardi.

Saat ini, sebanyak 2400 pohon telah teregistrasi di Dinas Lingkungan Hidup kota Jambi. Pohon tersebut mendapatkan perlindungan dari pemerintah dan tidak boleh sembarangan ditebang atau dipangkas. Sebagian besar adalah pohon yang berada di jalan utama atau protokol. Sebagian merupakan pohon Angsana, Mahoni, Beringin dan lainnya.

Untuk itu, guna mengatasi kekurangan jumlah pohon di Kota Jambi dilakukan penanaman pohon di beberapa kawasan. “Salah satunya penanaman pohon di hutan kota dan beberapa kawasan lainnya. Ini agar Kota Jambi tetap menjadi Kota yang memiliki banyak pohon sehingga juga berpengaruh terhadap kesehatan warga,” tambahnya.

Ardi menambahkan bahwa setiap harinya, tim dari DLH rutin melaksanakan pemangkasan ataupun merapikan pohon yang tersebar di Kota Jambi. Sebab, masih banyak pohon yang harus dirapikan atau dipangkas dengan berbagai alasan.

“Untuk pohon yang sudah tua, biasanya kita lakukan pemangkasan, tapi bukan penebangan secara keseluruhan. Juga melakukan perawatan. Secara visual, jika pohon tersebut tingginya sudah melebihi 20 meter, maka akan kita pangkas dan dirapikan,” katanya.

Beberapa pohon yang sudah berusia tua berada di kawasan seputaran Masjid Agung,dekat rumah sakit DKT dan di Jalan Jendral Sudirman ke arah Bandara Sultan Thaha.

“Untuk pohon yang sudah tua, tetap kita lakukan pengawasan dan pemeliharaan,” katanya.

Ardi mengatakan bahwa untuk pemeliharaan pohon, tersedia anggaran sebesar Rp9 miliar. Namun menurut Ardi, anggaran Rp9 miliar tersebut termasuk anggaran untuk pemeliharaan taman, penataan taman, pergantian tanaman yang mati, sarana dan prasarana taman termasuk honor petugas kebersihan taman dan biaya operasional untuk mobil pemangkasan.

“Semuanya masuk kedalam anggaran Rp9 miliar tersebut termasuk honor honor petugasnya,” pungkasnya.

(Ali)

#News1


kenali.co