Sepak Terjang Gembong Curanmor Asal Batanghari, Gasak 16 Unit Motor, Tiga Kali Masuk Penjara
F.faisal

Sepak Terjang Gembong Curanmor Asal Batanghari, Gasak 16 Unit Motor, Tiga Kali Masuk Penjara

Selasa, 13 Maret 2018 - 10:12:28 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 789

Kenali.co, MUARA BULIAN - Perjalanan kejahatan Doni Asmara dalam bidang pencurian sepeda motor tidak perlu diragukan lagi. Beraksi sejak 2015 lalu, Doni telah menggasak 16 unit sepeda motor. 

Tak hanya itu, Doni sudah tiga kali mendekam dalam jeruji besi. Aksi perdana mencuri sepeda motor dilakukan saat usianya 17 tahun. 

Akibat perbuatannya, Doni terpaksa menginap di "Hotel Prodeo" selama Empat bulan. Setelah menghirup udara bebas, Doni kembali berulah.

Dia nekad membobol Minimarket Emly yang berada dalam kawasan Jalan Jenderal Soedirman, Muara Bulian. Doni kembali menjalani hukuman di Lapas Anak dan Wanita selama Lima bulan kurungan akibat perbuatannya. 

Dua kali menjalani hukuman tak membuat Doni jera. Dia kembali masuk penjara karena terlibat perkelahian yang berujung kurungan Tujuh bulan.

Meski telah Tiga kali keluar masuk tahanan, Doni ternyata masih belum puas. Bersama seorang temannya berisial NF, Doni menjalankan pencurian sepeda motor di Pesantren Arrahman pada 7 Maret 2017 lalu. 

Dua unit motor berhasil digasak. Selanjutnya motor dijual oleh Wahyu ke wilayah Kabupaten Sarolangun. Uang hasil penjualan digunakan Doni untuk membeli pakaian dan Narkoba. 

Merasa aksi kejahatan di Pesantren Arrahman tidak terendus polisi, Doni mencoba peruntungan lagi dengan cara menerobos masuk Komplek Kantor Bupati Batanghari seorang diri pada November 2017. 

Setelah berhasil masuk dengan cara memanjat pagar, Doni kemudian memotong gembok gerbang dengan gunting besi. Hanya dalam hitungan jam, Tiga unit sepeda motor berhasil digasak menggunakan kunci T. 

Dengan santai Doni mendorong motor ke areal lapangan Garuda samping Kantor Bupati Batanghari. Doni tidak menyadari wajahnya terekam kamera pengintai (CCTV) Dinas Kominfo Batanghari. 

Bebekal rekaman CCTV, pihak kepolisian yang melakukan olah TKP menduga pelaku pencurian Tiga sepeda motor adalah Doni. Sejak hari itu keberdaan Doni bak ditelan bumi. 

Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Dimas Arki Jatipratama SIK menegaskan, Doni beserta rekannya merupakan gembong curanmor Kabupaten Batanghari. 

Penangkapan berdasarkan Laporan Polisi No Pol : LP/B-    /III/2017SPKT/Res Bt Hari. Penangkapan tersangka berlangsung pada Selasa 6 Maret 2018 sekitar pukul 09.00 WIB berdasarkan informasi masyarakat. Ia ditangkap di Kasang Pudak, Kabupaten Muaro Jambi. 

" Selama dalam pelarian, tidak ada pencurian di Bulian. Inilah pemain se Batanghari ini," tutur Dimas. 

Tersangka Doni Asmara, kata Dimas, merupakan resedivis yang telah tiga kali keluar masuk penjara. 

" Dua kali di LP anak tahun 2015, kasus curanmor menjalani hukuman 4 bulan, kasus bobol Minimarket Emly menjalani hukuman 5 bulan dan Kasus perkelahian dihukum 7 bulan," beber Dimas. 

Satu tersangka berinisial NF, sambung Dimas, ditangkap petugas saat sedang nongkrong bersama rekannya di salah satu toko. NF merupakan rekan Doni saat beraksi mencuri motor di Pesantren Arrahman dan Komplek SMA. 

" Ketiga tersangka dan barang bukti telah diamankan dalam sel tahanan Mapolres Batanghari," tutup Dimas.

(fai) 

#News1


kenali.co