8 Siswa SMA Terjaring Razia, Ada Simpan Video Porno
F.ali

8 Siswa SMA Terjaring Razia, Ada Simpan Video Porno

Selasa, 06 Maret 2018 - 20:29:30 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 131

Kenali.coJAMBI- Sebanyak 8 siswa SMAN 5 Kota Jambi terjaring dalam razia rutin yang digelar oleh Satpol PP kota Jambi Selasa (6/3/2018). Mereka adalah para pelajar yang berkeliaran di jam sekolah. Siswa tersebut langsung dibawa ke Mako Satpol PP di kawasan Kota Baru Jambi.

Yan Ismar, Kasatpol PP Kota Jambi  menyayangkan sikap para siswa yang berkeliaran di jam sekolah. Sehingga para siswa tersebut langsung dibawa oleh Satpol PP.

"Kita sangat menyayangkan adanya siswa yang berkeliaran. Mereka adalah siswa SMAN 5 Kota Jambi. Saat kita berpatroli rutin, kita melihat ada siswa yang berkeliaran di jam sekolah. Mereka sedang makan dan duduk duduk di warung dan langsung kita bawa ke sini," katanya.

Dia menambahkan, saat di tanya mengapa mereka duduk-duduk di luar sekolah, mereka menyebut bahwa mereka sedang belajar mata pelajaran agama. Setelah di cek, memang tiga di antara mereka adalah non muslim. Namun selebihnya adalah muslim dan hal ini  tetap saja salah karena mereka berada di luar sekolah saat jam sekolah.

Berdasarkan hasil pengecekan tim, ternyata sebagian besar dari siswa menyimpan video porno di dalam HP mereka. Hal ini pun sangat disayangkan mengingat setiap pelajar yang masih sangat muda dan akan berpengaruh terhadap psikologis siswa.  

"Setelah kita cek, ternyata rata-rata mereka menyimpan video porno yang tidak layak untuk disimpan oleh pelajar di usia mereka," tambahnya.

Yan Ismar juga menyayangkan kurangnya pengawasan dari pihak sekolah. Sehingga masih ada siswa yang berkeluyuran di jam sekolah.

Para para siswa tersebut juga dilakukan tes urine. Hal ini untuk mengetahui apakah mereka terlibat narkoba atau tidak. Ini merupakan program dari Kesbangpol yang bekerjasama dengan BNN Kota Jambi.

"Bahwa setiap kali Satpol PP melakukan razia dan ada yang tertangkap,maka mereka akan langsung kita tes urine. Jika hasilnya positif, maka akan langsung kita serahkan ke BNN," ujarnya.

Namun pada saat tes urine yang dilakukan 8 siswa tersebut, tidak ada siswa yang positif. 

"Semuanya negatif tes urine dan untuk selanjutnya kita serahkan kepada pihak BK sekolah. Kita juga sudah menelepon sekolah dan orang tua mereka. Orang tualah yang langsung menjemput anak anaknya ke sini dan kita berharap perhatian dari orang tua dan pihak sekolah agar anak tidak malas belajar," ujarnya. 

(Ali)

#News1


kenali.co