Target 2019 Dibangun, Kerjasama Dengan PT SMI

Target 2019 Dibangun, Kerjasama Dengan PT SMI

Kamis, 23 November 2017 - 19:27:26 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 274

Kenali.co, JAMBI- Terkait dengan rencana pembangunan gedung eks istana anak-anak yang akan dirubah menjadi gedung parkir oleh pemerintah kota Jambi sepertinya tidak main-main. Hal itu dikarenakan saat ini Pemerintah Kota Jambi sudah berkoordinasi dengan PT SMI.

PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (PT SMI) merupakan perusahaan pembiayaan infrastruktur yang didirikan pada 26 Februari 2009 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan 100% kepemilikan saham oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Disampaikan oleh Kepala Badan perencanaan pembangunan daerah Bappeda kota Jambi Doni Iskandar mengatakan bahwa pemerintah kota Jambi telah melakukan penjajakan dengan PT SMI dan juga Bappenas terkait dengan rencana pembangunan parkir di gedung eks istana anak-anak. Kata Doni pemerintah pusat mengapresiasi rencana pembangunan gedung parkir tersebut.

"Kita sudah melakukan penjajakan seperti instruksi dari Walikota dan rencana kita bukan hanya membangun gedung parkir tetapi kita bangun juga kawasan sekitarnya," ungkapnya.

Menurutnya pembangunan kawasan Pasar tersebut layak untuk diteruskan dan mendapatkan pembiayaan dari PT SMI. Skema pembiayaan nantinya akan disesuaikan dengan kemampuan APBD Kota Jambi.

"Mereka tertarik dan menawarkan pilot project karena selama ini mereka belum pernah menangani kawasan," katanya.

Disampaikan Doni pembangunan kawasan Pasar nantinya meliputi  pedestrian yang akan dilebarkan atau lebih luas, pemasangan lampu penerangan dan lain sebagainya.

Nantinya juga akan merekayasa lalu lintasnya semua mobil dan kendaraan parkir di dalam gedung tersebut sehingga orang lebih nyaman untuk berjalan kaki.

"Awal tahun ini kami ekapouse lagi, kita minta pak wali langsung yang menyampaikan. Targetnya paling cepat 2019 bisa dibangun," katanya.

Sebelumnya Walikota Jambi Syafif Fasha menilai bahwa, jika tidak dibangun lokasi parkir, maka omong kosong kawasan itu (pasar, red) bisa tertib. "Kita harus jadikan satu tempat dulu parkirnya, baru bisa bagus kawasan itu," tambahnya.

Saat ditanya apakah akan menggandeng pihak ketiga, Fasha mengaku pemerintah sudah mempelajari skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"Ini yang sedang kami pelajari," katanya.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada Bappeda untuk konsultasi ke Bappenas dan menjajaki skema pinjaman kepada PT SMI yang nanti bisa memberikan stimulus ataupun bantuan dana pembangunan bagi daerah-daerah yang membutuhkan bantuan dana yang besar.

(Ali)

#News1


kenali.co