PU Sebut PDAM Kurang Perencanaan

PU Sebut PDAM Kurang Perencanaan

Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:47:32 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 248

Kenali.co, JAMBI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Kota Jambi akan memanggil PDAM TM dan Perusahaan optik yang kabelnya berada di dalam saluran drainase. Pasalnya, kabel tersebut kerap kali menjadi masalah saat hujan tiba.

Anggota Komisi III DPRD Kota Jambi Mu Somad mengatakan bahwa seperti ada unsur kesengajaan. Sebab, dirinya menemukan banyak sekali kabel ataupun pipa PDAM yang berada di saluran drainase.

"Ini seperti ada kesengajaan, biar ada proyek terus, kita akan panggil," katanya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Junedi Singarimbun mengatakan bahwa pihaknya meminta agar kabel ataupun pipa - pipa yang berada di saluran drainase untuk segera di bongkar. Hal ini agar aliran air tidak terganggu.

Sementara Dinas PU Kota Jambi sudah meminta pihak PDAM agar melakukan pengalihan jalur PDAM atau kabel optik yang ada di dalam saluan drainase. Ini terkait masih adanya kabel optik dan pipa PDAM yang crossing di dalam draiase atau box culvert. Pipa PDAM tidak hanya crossing didalam drainase  yang ada di kawasan pasir putih namun juga  juga drainase yang saat ini sedang dalam pekerjaan di kawasan Hayam Wuruk Jelutung Kota Jambi.

Dikatakan oleh Farti Suandri, Kepala Dinas PU Kota Jambi bahwa  pihak PDAM saat melakukan penggalian pipa tidak memikirkan pengembangan Kota Jambi ke depannya. Dirinya mengatakan bahwa PDAM dalam hal ini  kurang perencanaan dalam penggalian pipa. Ini karena kota Jambi selalu melakukan pengembangan jalan maupun drainase di beberapa kawasan setiap tahunnya.

 "Mungkin dulu PDAM saat menggali pipa itu tidak terpikirkan oleh mereka bahwa kita Pemkot selalu melakukan pengembangan drainase sehingga mereka juga menggali di drainase," katanya.

Dikatakan Farti bahwa seharusnya pipa PDAM maupun kabel optik harus berada di kedalaman 1,8 meter dibawah permukaan tanah. Ini agar tidak mengganggu jika nantinya ada pengembangan drainase atau pengembangan jalan kedepannya.

"Setiap tahun kita selalu akan melakukan pengembangan jalan dan drainase. Jadi saat ini jika ada pipa pdam atau kabel optik yang meminta izin kepada PU maka kita sarankan agar pipa atau kabel optik tersebut diletakkan 1,8 meter dibawah tanah sehingga nanti jika ada pembangunan yang baru tidak akan mengganggu pipa tersebut,"ujarnya.

Lalu bagaimana dengan pembangunan drainase yang saat ini sedang dilakukan?  Dikatakan Farti bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan PDAM apakah nantinya pipa tersebut akan dialihkan atau di pindahkan jalurnya. "Apakah akan dialihkan ke bawah atau bagaimana nanti sedang kita koordinasikan,"bebernya.

(Ali)

#News1


kenali.co