Mulai Pasarkan Produk IKM Secara Digital

Mulai Pasarkan Produk IKM Secara Digital

Jumat, 20 Oktober 2017 - 23:45:28 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 250

Kenali.co, JAMBI- Produk Industri Kecil Menangah (IKM) Kota Jambi terus menunjukkan perkembangan karena bukan hanya dipasarkan di pasar tradisional, melainkan sudah merambah sejumlah pasar modern di ibu kota Provinsi Jambi itu. Bahkan kedepan, pemerintah akan berupaya untuk membantu pemasaran melalui online (e-commerce). Electronic commerce atau e-commerce) sendiri merupakan penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya.

Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi, Doni Triadi mengatakan, memang sudah saatnya produk IKM dikenalkan kepada masyarakat melalui pasar modern, dan media Online sehingga masyarakat lebih mengenal berbagai hasil produk kerajinan, makanan, minuman dan sebagainya.

Hal itu dilakukan sekaligus sebagai ajang promosi karena memang selama ini kelemahan IKM adalah lebih terkesan "menunggu bola" dan kurang lihai mempromosikan hasil produknya agar lebih dikenal masyarakat.

"Jumlah IKM itu mungkin 2000 an di Kota Jambi, yang banyak itu bergerak di bidang makanan dan minuman, serapan tenaga kerjanya juga mencapai puluhan ribu," katanya.

Artinya, kata Doni, kebijakan yang dilakukan pemerintah saat ini dengan membuat kerjasama IKM di pasar modern, akan memberikan kesempatan bagi pelaku usaha kecil itu untuk berpromosi, sekaligus sebagai wahana edukasi.

"Kenapa disebut edukasi, karena di pasar modern mereka akan lebih disiplin disebabkan semua ada aturannya. Misalnya terkair label dan juga izin," katanya.

Menurutnya, pemerintah kota Jambi tahun 2018 sudah menganggarkan untuk pembuatan website yang nantinya bisa dipakai untuk memasarkan produk IKM di kota Jambi secara online (e-commerce).

“Jumlah produknya sudah ratusan yang masuk pasar modern. Kedepan akan kita pasarkan lagi secara online. Mereka biasanya sebelum merambah ke sana biasanya harus tergabung dulu di Asosiasi Makanan dan Minuman (Asmami),” tambahnya.

Terkait pemberian izin label halal kepada produk makanan dan minuman hasil industri rumah tangga, Doni mengatakan, hal itu sangat penting karena memang selama ini pelaku IKM kesulitan memasarkan hasil produknya karena tidak adanya label dari MUI tersebut.

Kedepan, pihaknya akan mendorong pelaku UMKM untuk terus merambah pasar-pasar lain. Bukan hanya di pasar modern, melainkan juga akan di pasarkan melalui era digital.

Hal yang sama diungkapkan oleh Walikota Jambi Syarif Fasha saat membuka rapat smart city beberapa waktu lalu. Menurutnya potensi IKM di Kota Jambi sangat besar sehingga perlu didukung baik dari segi pemasaran, pengemasan, maupun secara pengolahan. Sehingga mampu diterima oleh pasar baik secara lokal maupun secara global. Dengan adanya smart city, nantinya produk IKM akan semakin banyak dikenal oleh masyarakat secara luas sehingga akan berdampak pula pada pelaku IKm itu sendiri.

(Ali)

#News1


kenali.co