Disdik Bakal Panggil Pihak Sekolah. Siswa tak Bisa Masuk Perguruan Tinggi

Disdik Bakal Panggil Pihak Sekolah. Siswa tak Bisa Masuk Perguruan Tinggi

Senin, 10 Juli 2017 - 19:56:34 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 243

Kenali.co, SUNGAIPENUH,- Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungaipenuh, Hadiyandra ditemui awak wartawan diruang kerja mengaku baru mendapat laporan maupun informasi terkait belum diberikannya lapor dan SKHU oleh pihak SMKN 5 kepada siswa yang lulus, hingga mengakibatkan beberapa siswa tidak bisa mendaftar diperguruan tinggi. Dikatakannya, dirinya baru mendengar adanya informasi terkait hal itu.

"Kami akan tindak lanjuti informasi ini. Dalam waktu dekat kita akan minta keterangan dari pihak SMKN 5 Sungaipenuh," ujarnya.

Dia mengatakan meski tidak lagi menjadi wewenang disdik Sungaipenuh, karena sudah menjadi wewenang provinsi. 

"Kita tetap akan bantu cari solusi dan akan masalahnya. Karena siswa nya kan anak-anak kita dari Sungaipenuh. Kita kan juga bisa koordinasi ke disdik provinsi. Jika benar mereka tidak bisa diterima mendaftar diperguruan tinggi, kan kasian. Yang rugi juga kota Sungaipenuh," jelasnya.

Diketahui pada Jumat lalu sejumlah siswa -siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 kota Sungaipenuh banyak yang protes. Karena tidak mengikuti ujian di perguruan tinggi negeri. Siswa-siswi umumnya jurusan elektronika SMKN 5 Tanah Kampung belum mendapatkan Rapor dan Surat Keterangan Hasil Ujian (SKHU) dari sekolah.

Seorang dari wali murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa anaknya tidak mengikuti ujian di perguruan tinggi jurusan elektro dikarenakan belum mendapatkan Rapor dan SKHU dari sekolah.

 “Pihak sekolah belum memberikan SKHU dan rapor kepada anak kami, sehingga anak kami tidak bisa kuliah di perguruan tinggi. Karena itu adalah syarat untuk masuk ujian Perguruan tinggi,” katanya.

Siswa juga menyayangkan tindakan pihak SMKN 5 Sungaipenuh, yang telah dianggap mengabaikan hak-hak siswa. Sehingga siswa tersebut terancam tidak bisa mengikuti ujian di perguruan tinggi. 

"Tidak bisa ikut mendaftar perguruan tinggi dengan alasan SKHU dan rapor belum diberikan pihak sekolah. Banyak juga yang jadinya masuk ke perguruan tinggi swasta," kata wali murid lagi.

Sedangkan Kepala Sekolah SMK 5 Sungai Penuh, Faisal dimintai keterangannya membenarkan adanya siswa yang tak bisa mendaftar karena belum keluar SKHU. Akan tetapi, jelas dia, bukan karena kesalahan sekolah, karena pada saat pengambilan SKHU yang telah ditentukan sekolah siswa tersebut tidak datang. 

"Siswa dakdo ngambil saat waktu pengumuman kelulusan. Sedankan setelah itu disambut dengan libur lebaran, tapi kemarin sudah kita berikan SKHU ke yang bersangkutan," ungkapnya.

Dia mengatakan tidak semua siswa mengalami hal yang serupa. Hanya beberapa orang saja, karena banyak juga siswa yang tak melanjutkan studinya ke pereguruan tinggi. 

"Yang mau nyambung lah diambil raport dan SKHU. Saat ini yang dak nyambung masih belum diambil. Kita ada 96 orang siswa yang tamat," jelasnya. 

(mko)

#News1


kenali.co