Petrochina Putus Kontrak 90 Tenaga Lokal

Petrochina Putus Kontrak 90 Tenaga Lokal

Kamis, 08 Juni 2017 - 14:05:28 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 332

Kenali.co, MUARASABAK – Salah satu rekanan PT. Petrochina yang telah lama bercokol di Kabupaten Tanjabtim, telah memutus kontrak sebanyak 90 orang pekerja yang merupakan warga Kabupaten Tanjabtim. Kebijakan ini tentunya disesalkan beberapa pihak, bahkan Pemkab Tanjabtim telah meminta agar puluhan tenaga lokal tersebut dapat dipertahankan pihak perusahaan.

Ari Suryanto selaku tokoh masyarakat mengkritik pedas kebijakan yang diambil pihak Petrochina tersebut. Menurut Ari, seharusnya pihak perusahaan dapat mempertahankan keberadaan putra daerah yang bekerja di perusaan yang bergerak di bidang migas itu.

”Memperkerjakan putra daerah sebagai pekerja, merupakan bentuk timbal balik dari keberadaan Petrochina yang telah lama bercokol di Tanjabtim ini. Kalau mereka tidak mau memperkerjakan putra daerah, untuk apa ada perusahaan di Tanjabtim ini,” kata Ari.

Terlebih saat ini lanjut Ari, beberapa kebijakan yang menyangkut migas kini tidak lagi menjadi kewenangan Pemkab Tanjabtim. Dengan kata lain, masyarakat di sekitar perusahaan atau masyarakat Tanjabtim pada umumnya. Hanya merasakan manfaat CSR sebagai bentuk kewajiban sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

“Mulai dari pajak atau tetek bengek pungutan lainnya sekarang sudah tidak ada lagi, masyarakat hanya merasakan manfaat CSR saja saat ini. Jadi sudah sewajarnya jika Petrochina memperkerjakan tenaga lokal sebagai bentuk kepeduliannya dengan masyarakat sekitar,” terang Ari.

Menanggapi persoalan diputusnya kontrak 90 putra daerah Tanjung Jabung Timur yang bekerja di PT. Petrochina International Jabung Ltd,  Wabup Tanjab Timur H. Robby saat di konfirmasi mengenai hal tersebut membenarkannya. Dengan adanya kejadian tersebut, pemerintah kabupaten pun merasa prihatin.

”Kita prihatin, namun pak Bupati sebenarnya telah menyampaikan langsung kepada manajemen Petro ya, agar hal tersebut tidak sampai terjadi,” ujar Wabup.

Dijelaskan Wabup, informasi yang didapatnya, pihak Petrochina memutus tenaga kontrak pihak ketiga dari Petrochina sebanyak 90 orang.

”Kita sudah berusaha lah menyampaikan, setidaknya pak bupati menyampaikan, kalau tidak salah 90 orang itu, meminta untuk meminimalisir anak-anak yang dari Tanjab Timur, cuma langkah-langkah itu yang bisa kita ambil. Kemudian yang memutus kontrak ini sebenarnya bukan langsung dari Petrchina, melainkan semacam rekanan atau pihak ketiga yang bekerja sama dengan Petrochina” ujar Wabup lagi.

(zal)

#News1


kenali.co