22 Tahun Eksistensi TVRI Jambi punyo kito; Mengawal Kebudayaan Jambi
Drs. Zumenik
Beranda Budaya

22 Tahun Eksistensi TVRI Jambi punyo kito; Mengawal Kebudayaan Jambi

Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:57:41 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 749

Kenali.co, April ini TVRI Jambi punyo kito genap berusia 22 tahun. Selama itu pula TVRI menyajikan berbagai program acara untuk masyarakat Jambi. Salah satunya adalah “Beranda Budaya”. Sebuah program acara yang mengulas, memetakan, merevitalisasi, menampilkan, dan membicarakan tentang seni dan budaya Jambi. Baik dari tradisional, modern, dan kemutakhiran seni dan budaya yang berkembang di propinsi Jambi.  

“Beranda Budaya” merupakan salah satu ikon TVRI Jambi punyo kito yang sangat populer di kalangan masyarakat Jambi, baik di masyarakat budaya, pejabat, seniman, budayawan, sejarawan, tokoh adat dan masyarakat umum.

Seiring “Beranda Budaya” selalu eksis mendedahkan keragaman dan keunikan budaya Jambi hingga saat ini, Kenali.co sengaja meliput secara khusus dengan menemui kepala stasiun TVRI Jambi punyo kito Drs. Zumenik di ruang kerjanya,  (19/3) di tengah kesibukannya bekerja.

Pria berdarah Palembang yang sangat peduli budaya Jambi ini sangat antusias ketika berbincang soal budaya dan seni tradisional Jambi, terutama menyangkut kelangsungan seni tradisi yang akhirnya bisa menjadi identitas Jambi sendiri.

“Jambi ini sangat kaya tradisinya dan hampir setiap tradisinya mempunyai kekuatan bentuk. Saya merasa kita perlu merancang satu bentuk pertunjukan yang bisa dinikmati segala elemen masyarakat. Terutama untuk generasi muda. Sebuah bentuk pertunjukan yang terinspirasi oleh tradisi Jambi. Bentuk garapan tersebut bisa mewakili semua lapisan masyarakat”, katanya.

“Contohnya musik tradisional Jambi. Pelakunya kita ajak para musisi muda untuk bisa membuat satu karya kolaborasi yang sangat identik perkembangan selera musik kaum muda saaat ini. Sehingga local content atau musik tradisional itu menjadi kaya dan mengikuti selera zamannya”, kata pria dari empat orang anak ini penuh semangat.

Menurut Zumenik yang sudah melang-lang buana dari stasiun TVRI yang ada di Indonesia ini bahwa seni tradisi inspiring yang baik bagi penikmatnya karena seni tradisi mempunyai simbol dan filosofi yang kuat terhadap nilai-nilai budaya yang berkembang di masyarakat sosial. Sehingga nilai-nilai luhur dan arif tersebut bisa menjadi kearifan lokal yang mengawal perubahan-perubahan sosial yang terjadi saat ini.

“Generasi muda sangat perlu kita beri pengetahuan tentang kearifan nilai-nilai yang terkandung dalam identitas kebudayaannya. Setiap karya seni atau budaya yang tercipta dari zamannya tentu mempunyai filosofi dan makna yang arif untuk didedahkan dan diketahui. Sebagai filterisasi dari masa pertumbuhan generasi muda dalam mengenal jati dirinya. Makna-makna dan filosofi dari seni tradisi inilah yang menguatkan generasi muda tersebut dalam menjaga perubahan mainsate (pola pikir) kemasa pendewasaannya”, katanya.

“Bahkan pelaku atau kreator muda ini secara tidak disengaja, perlahan-perlahan mengenal identitas budaya dengan sendirinya. Belum lagi kalau kita ajak generasi muda tersebut mengolah atau mengeksplorasi nilai-nilai yang menjadi bagian budaya Jambi”, tandas laki-laki yang juga wakil ketua ICMI Korwil Jambi sekaligus penasehat PAPRI Jambi ini.***

(cekgu)

#News1


kenali.co