Bulog Jambi Serap Beras Lokal 5.000 Ton
Bulog Jambi Serap Beras Lokal 5.000 Ton. Sumber foto : tempo.co

Bulog Jambi Serap Beras Lokal 5.000 Ton

Selasa, 26 Januari 2016 - 09:02:23 WIB
0 | Kategori: Jambi Bisnis |Dibaca: 493

Kenallicom, JAMBI - Bulog Divisi Regional Jambi tahun ini menargetkan serapan beras dari petani lokal di daerah itu sebanyak 5.000 ton atau meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 4.000 ton.

"Bulog Jambi akan berupaya supaya serapan beras dari petani lokal dapat tercapai," kata Kabid Pelayanan Publik Bulog Divre Jambi David Susanto di Jambi, Senin (25/1).

Dikatakannya, Bulog mematok akan membeli harga HPP beras petani Rp7.300/kilogram atau naik 10,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp6.600/kilogram.

"Peningkatan harga ini diharapkan juga dapat meningkatkan minat petani untuk menjual beras ke Bulog," katanya.

David mengatakan, Bulog sendiri dalam membeli beras dari petani lokal harus sesuai dengan harga pembelian pemerintah (HPP), yakni sesuai dengan Inpres Nomor 5 Tahun 2015 yakni sebesar Rp7.300/ kilogram.

"Pengadaan beras dari petani lokal sebenarnya untuk mengamankan harga jual di tingkat petani, artinya jangan sampai petani mendapatkan harga jual yang rendah, tapi kalau ada harga jual yang lebih tinggi petani dibebaskan menjual ke mana saja," katanya menjelaskan.

Dari target serapan beras petani lokal sebesar 5.000 ton tersebut, sebagian besar yakni 3.000 ton diproyeksikan dari Kabupaten Kerinci yang merupakan salah satu sentra produksi beras di Provinsi Jambi.

Kemudian Subdivre Sarolangun-Bangko (Sarko) sebanyak 600 ton, Subdivre Bungo-Tebo (Bute) sebanyak 400 ton, Subdivre Kuala Tungkal sebanyak 400 ton dan Divre Jambi sebanyak 600 ton.

David mengungkapkan, dalam satu tahun Bulog Jambi membutuhkan beras sebanyak 35.000 ton guna memenuhi kebutuhan beras di provinsi "Sepucuk Jambi Sembilan Lurah" itu.

Namun karena Provinsi Jambi bukan daerah sentra produksi beras, maka sebagian besar pasokan beras didatangkan dari luar daerah seperti Lampung, Sumatera Barat dan Sumatera Selatan.(ant)

#News1


kenali.co