Terharu..., Tendang Ibu Kandung Anak Durhaka Kejang-kejang di Air Hitam Sarolangun

Terharu..., Tendang Ibu Kandung Anak Durhaka Kejang-kejang di Air Hitam Sarolangun

Kamis, 01 Desember 2016 - 21:40:42 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 3210

Kenali.co, Sarolangun - Kejadian aneh diduga terjadi di desa Baru kecamatan Air hitam, pasalnya anak sekitar berumur 20 tahun menendang ibu kandungnya pada saat tengah sholat magrib, akibatnya tubuh anak durhaka langusng kejang-kejang dan melolong seperti suara anjing.

Kejadian tersebut terjadi pada 28 November 2016 sekitar pukul 18.30 WIB, saat itu ibunya  baru pulang kerja, dan naik ke rumah tinggi miliknya, dan saat masuk ke dalam rumah terlihat banyak tumpukan piring kotor.

Sehinga ibunya meminta anaknya untuk mencuci piring, namun sang anak mendengar perintah ibunya langsung marah, dan menendang tubuh ibunya.

Kontan saja orang tua malang tersebut langsung menangis, dan bergegas ambil air wudhu untuk solat magrib, dan ternyata anaknya yang masih marah mengulangi kembali perbuatannya.

Usai ibunya solat magrib, anak durhaka tersebut langsung kejang-kejang, dan tubuhnya menjadi kaku sementara suara yang keluar dari mulutnya terdengar suara mirip anjing.

Sontak saja suara tersebut didengar warga lainya, dan melihat tubuh anak durhaka sudah kaku dan kemudian, para tokoh agama yang melihat kejadian tersebut, kemudian membujuk ibunya untuk memaafkan anaknya.

Setelah dibujuk ibunya kemudian memeluk anaknya dan memaafkan, dan tubuh anaknya langsung kembali pulih kembali.

" memang ada kejadian seperti itu, tapi tidak berubah menjadi anjing, hanya saja pada saat itu memang kami mendengar suara yang keluar mirip anjing," jelas N narasumber yang dihubungi, Kamis (1/12/2016).

Hal senada juga disampaikan oleh I yang juga ulama setempat membenarkan, bahwa kejadian tersebut saat magrib, dan setelah kejadian anak tersebut sudah dibawa ke desa Lubuk Kepayang.

" ini bukti nyata bahwa murka ibu juga merupakan murka Allah, maka jangan sekali kali melawan orang tua, apalagi ibu kandung sebab sudah sangat jelas tersurat, surga di bawah telapak kaki ibu, dan mudah mudahan ini jadi pelajar bagi kita semua, untuk terus memuliakan ibu," tandasnya.

Terpisah Camat Air Hitam Suryadi atau yang akrab dipanggil Yet, membenarkan kabar tersebut.

" dari sejumlah warga yang saya telpon membenarkan ada kejadian itu, dan jika memang terjadi di salah satu desa di kecamatan Air Hitam, kita ambil hikmahnya saja, dan harapan saya tidak terulang kembali kejadian seperti itu, mari kita muliakan Ibu, sebab perjuangan ibu saat melahirkan kita bertaruh nyawa, dan janji Allah memang nyata, sebab murka Allah juga murka ibu," pungkasnya.

(dar)

#News1


kenali.co