Indonesia Ditargetkan Minimal Dapat 72 Emas di SEA Games 2015

Indonesia Ditargetkan Minimal Dapat 72 Emas di SEA Games 2015

Senin, 11 Januari 2016 - 02:40:56 WIB
0 | Kategori: Olahraga |Dibaca: 466

Kenalli.com, Prestasi buruk dicatatkan kontingen Indonesia di SEA Games 2013. Maka dari itu demi memperbaiki prestasi tersebut, kontingen Merah Putih ditargetkan minimal harus membawa pulang 72 medali emas dari SEA Games tahun ini.

Dalam pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara di Myanmar dua tahun lalu, Indonesia duduk di posisi keempat setelah hanya mengumpulkan 32 medali emas, di bawah Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Turun jauh di bawah pencapaian saat menjadi juara umum tahun 2011 dengan 182 emas.

Apalagi jika melihat catatan Indonesia sejak SEA Games dimulai pada 1959 di Bangkok, mereka paling sering menjadi juara umum sebanyak 10 kali, unggul empat dibanding Thailand di posisi kedua.

Jelas pencapaian di Myanmar itu jadi rapor merah untuk dunia olahraga Indonesia saat ini. Dengan SEA Games 2015 tinggal menghitung bulan lagi, hasil buruk tersebut harus segera dilupakan dan menatap kejuaraan multi event edisi ke-28 yang dihelat di Singapura 5-16 Juni nanti, dengan aura positif.

Maka dari itu Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selaku kepanjangan tangan dari Pemerintah dalam bidang ini, menargetkan kontingen yang dipimpin oleh Taufik Hidayat itu harus membawa pulang emas minimal 72-79 keping, alias duduk sebagai runner-up.

"Target SEA Games 2015 adalah perbaikan peringkat ke posisi kedua dari posisi keempat pada SEA Games sebelumnya. Pada SEA Games 2015, estimasi peringkat satu adalah 92-98 medali emas, peringkat dua 72-79 medali emas, dan peringkat tiga 44-58 medali emas," kata Menpora, Imam Nahrawi, saat Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR RI Jakarta, Senin (6/4) kemarin seperti dikutip dalam rilis yang diterima detikSport.

Di SEA Games 2015, Indonesia akan terjun di 33 cabang olahraga (cabor) yang mempertandingkan 308 nomor pertandingan yang diikuti oleh 506 atlet putra dan putri.

Untuk mewujudkan target peringkat dan estimasi medali di atas, Menpora melaporkan sudah melaksanakan program pemusatan latihan, yakni Program Indonesia Emas (PRIMA).

Kemudian mengintensifkan program cabor/nomor unggulan seperti melaksanakan training camp cabor potensial ke luar negeri, lalu juga mendatangkan pelatih asing, pendampingan pelatih fisik, sport intelligent program, pendampingan psikolog, tenaga medik, nutrisionis, motivator, dan pengawasan doping.

Komisi X DPR mendukung penuh Kemenpora mengambil langkah-langkah strategis dalam persiapan menghadapi SEA Games 2015.

"Komisi X mendukung Kemenpora mengambil langkah-langkah strategis agar keikutsertaan atlet nasional dalam SEA Games 2015 tidak menghadapi kendala dan mencapai target yang dibidik," kata Ketua Komisi X DPR, Teuku Riefky Harsya, saat membacakan kesimpulan Raker.

Selain SEA Games, Raker kali ini juga membahas berbagai rencana strategis Kemenpora lainnya. Seperti PON 2016, persiapan tuan rumah Asian Games 2018, dan Pelaksanaan Kickoff kompetisi Liga Indonesia (QNB League) 2015.

Raker sempat alot saat membahas rekomendasi BOPI yang tidak memberikan lampu hijau kepada dua klub, Persebaya Surabaya dan Arema Malang, untuk tampil, meski akhirnya kedua klub itu membangkang dan tetap bermain.
 

#News1


kenali.co