Waspada, DBD Mulai Menyerang di Tanjab Timur

Waspada, DBD Mulai Menyerang di Tanjab Timur

Rabu, 26 Oktober 2016 - 17:45:21 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 351

Kenali.co, MUARASABAK – Memasuki musim hujan saat ini, wabah demam berdarah dengeu (DBD) mulai menyerang. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, beberapa warga yang tinggal di daerah indemik mulai terserang DBD. Bahkan sebanyak 12 santri pondok pesantren di Kecamatan Kuala Jambi, terpaksa harus menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat.

“Kami meminta agar masyarakat khususnya yang berdomisili di daerah indemik, untuk selalu waspada dan menjaga kebersihan lingkungan,” imbuh Kabid P2PL Dinas Kesehatan Jaipatul.

Bahkan pihaknya pun telah memperkirakan, wabah DBD ini akan berlangsung dari Oktober hingga Maret 2017 mendatang. Dimana puncak penyebaran DBD sendiri, diperkirakan akan terjadi pada November nanti.

“Lonjakan kunjungan pasien yang mengalami gejala DBD, diperkirakan akan terjadi pada November nanti. Terkait hal ini kami telah mewant-wanti pihak puskesmas, untuk melakukan pencegahan dini salah satunya dengan melakukan sosialisasi,” katanya.

Jika merunut jumlah pasien yang terserang DBD pada tahun lalu, tercatat sekitar 60 pasien terkena DBD dan salah satu diantaranya meninggal dunia. Sementara daerah yang biasanya menjadi daerah indemik DBD, yakni Kecamatan Geragai, Muarasabak Barat, Dendang, Rantau Rasau, dan Kecamatan Kuala Jambi.

Selain sosialisasi 3M, Dinas kesehatan pun telah mulai melakukan fogging di beberapa daerah yang diduga menjadi daerah indemik. “Untuk pencegahan DBD ini, sebenarnya kuncinya adalah masyarakat sendiri,” kata Jaipatul.

Dijelaskannya, sebagaimana diketahui bersama penyakit DBD tersebut dibawa oleh nyamuk aedes aegypti. Sementara perkembang biakan nyamuk tersebut, yakni di tempat yang tergenang air di sekitar lingkungan rumah warga.

“Saya yakin masyarakat sudah mengetahui hal ini, namun terkadang kerap menyepelekannya. Karenanya mari kita mulai saat ini membiasakan prilaku sehat dan bersih, mulai dari lingkungan rumah kita masing-masing. Jangan menunggu hingga DBD ini mewabah, karena ini sangat fatal dan dapat menimbulkan korban jiwa,” tandasnya.

(zal)

#News1


kenali.co