Galian C Ilegal di Kerinci Kembali Marak

Galian C Ilegal di Kerinci Kembali Marak

Minggu, 28 Agustus 2016 - 21:37:01 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 389

Kenali.co, KERINCI - Setelah Dua Galian C di desa Ujung Pasir kecamatan Danau Kerinci yang ditutup oleh Polres Kerinci, dan beberapa galian C di pasang Garis Polisi yang diduga ilegal di Kabupaten Kerinci kembali marak.

Pantauan media ini, seperti di Semerap, kecamatan Keliling Danau. Dimana galian C di Semerap sama persis seperti galian C di Ujung Pasir, yang menggunakan mesin penyedot pasir di perairan Danau Kerinci tidak ditutup oleh Polres Kerinci.

Sedangkan di Siulak yang Galian C menggunakan beberapa alat berat dan mobil truk setiap harinya juga telah beroprasi. Padahal, lokasi galian C di Siulak Deras, kecamatan Gunung Kerinci, yang beberapa waktu lalu dipasang garis polisi oleh Polres Kerinci untuk dihentikan antifitasnya sementara.

Data yang diperoleh di Siulak Deras terdapat tujuh dari delapan lokasi galian C di Siulak Deras ini dibuka oleh pemilik tambang ilegal tersebut.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Siulak Deras, Samsidir mengatakan garis polisi yang dipasang Polisi beberapa waktu lalu di lokasi galian C sudah lama dibuka. Puluhan mobil dump truk tiap hari mengantri lagi untuk mengambil pasir.

Dia mengatakan galian C di Siulak Deras ini sudah beberapa hari yang lalu beroperasi. Namun warga setempat tidak mengetahui mengapa garis polisi galian C bisa dibuka oleh pengusaha Galian C tersebut.

"Kami lihat Galian C itu masih beroperasi kembali mengunakan alat berat," katanya.

Pihaknya bersama dengan warga minta kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci dan pihak penegak hukum untuk dapat menghentikan aktifitas galian C tersebut. "Dampak lingkungan di sekitar galian C tercemar dan sehingga banjir kembali ke desa kita," jelasnya.

Warga mau minta kejelasan terkait dibukanya garis polisi ini, karena ini sudah ada perjanjian sebelumnya, dimana sebelum ada kejelasan galian c tidak boleh beroperasi," jelasnya.

Kapolres Kerinci, AKBP Sri Winugroho saat dikonfirmasi menyebutkan seperti di Ujung Pasir telah dilakukan penutupan sampai saat ini. Sedangkan galian C di Semerap pihaknya masih melakukan pengecekan lebih lanjut.

"Selain itu galian C di Siulak Deras sebelumnya dilakukan police line, agar pemilik galian c mengurus izinnya ke provinsi Jambi,"jelasnya.

Hingga saat ini Kapolres membenarkan galian C di Siulak Deras sudah beroperasi. Betoperasinya galian c di Siulak Deras, karena sudah ada izin yang dilengkapi. Selain itu juga sudah ada kesepakatan pengusaha dengan warga sana.

"Pemilik galian C juga sepakat memberikan kompensasi ke warga setempat,"pungkasnya.

(sau)

#News1


kenali.co