Baru Seminggu Menikah, Honorer BPMPD Merangin Ini Menghilang Suaminya Tidak Tau
Teti Alawiyah, honorer Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Merangin, dikabarkan hilang sejak siang kemaren, Senin (1/8/2016).

Baru Seminggu Menikah, Honorer BPMPD Merangin Ini Menghilang Suaminya Tidak Tau

Selasa, 02 Agustus 2016 - 17:34:59 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 497

Kenali.co, Merangin - Teti Alawiyah, honorer Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kabupaten Merangin, dikabarkan hilang sejak siang kemaren, Senin (1/8/2016). Pihak keluarga sama sekali tidak mengetahui kemana perginya Teti, yang baru seminggu menikah.

Informasi yang dihimpun, pihak keluarga putus kontak dengan Teti sejak pukul 14.00 WIB kemarin. Bahkan sang suami tidak mengetahui kemana Teti pergi.

Menghilang setelah melangsungkan pernikahan selama satu minggu di Desa Palipan, Kecamatan Sungai Manau diketahui oleh kerabat Teti, lantaran saat itu kerabat Teti mencoba untuk menelepon Teti namun telepon seluler yang biasa digunakan  Teti tidak bisa dihubungi.

Awalnya, sempat ditanyai kerabat Teti ke suami Teti, dan keluarga Teti lainnya, juga mengatakan korban tidak pulang dari pagi hari hingga Senin malam (1/8/2016), barulah merasa Teti hilang karena tidak ada kabar berita.

Pihak Keluarga Teti juga sudah menayakan perihal kehilangan teti ke kantor tempat ia bekerja yakni BPMPD Merangin, namun Atasan tempat Teti bekerja juga tidak mengetahui keberadaan teti, dan mengatakan jika Teti keluar kantor tanpa memberitahu rekan kerjanya.

Terkait adanya Informasi pegawai BPMPD yang hilang, Kepala BPMPD Kabupaten Merangin, Marzuki Yahya  membenarkan jika memang ada karyawannya yang hilang entah kemana.

"Memang ada keluarga karyawan saya bernama Teti menanyakan kepada saya jika anaknya hilang tidak ada kabar berita sejak dari Senin Sore, namun sudah saya sarankan untuk melaporkan kejadain ini ke kepolisian," kata Marzuki Yahya, Selasa (2/8/2016).

"Sejak siang kemarin tidak ada kabar. Dia itu baru nikah seminggu yang lalu. Di Bangko tinggalnya di rumah saya," kata Marzuki.

Marzuki menceritakan, putusnya kontak dengan Teti itu diketahui saat suaminya ingin menjemput dia ke kantor. Namun setibanya di kantor sekira pukul 16.00 WIB, Teti sudah tidak ada lagi, dan teman-temannya di kantor juga tidak mengetahui kemana perginya.

"Jadi siangnya masih ada kontak lewat telpon. Namun saat suaminya menjemput saat pulang kerja tidak ada lagi. Kontak terputus sama sekali," sebut Marzuki.

Terpisah, Kapolres Merangin AKBP Munggaran Kartayuga SIK, saat dikonfirmasi awak media, membenarkan jika ada laporan orang hilang, namun laporan tersebut hanya bersifat lisan.

"Iya, ada laporan yang disampikan oleh suami Teti pada Senin malam, namun dikarenakan korban hilang belum 1 x 24 jam, maka kami sarankan jika ingin melaporkan kejadain tersebut harus dalan rentan waktu 1x 24, dan berkemungkinan sore Selasa ini pihak korban akan kembali melaporkan kejadian tersebut," tutupnya.

(jo1)

#News1


kenali.co