Bejat, Paman Setubuhi Ponakannya di Masjid
Ayah korban saat memberikan keterangan pers.

Bejat, Paman Setubuhi Ponakannya di Masjid

Jumat, 08 April 2016 - 21:30:46 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 793

Kenali.co, JAMBI - Riswan, warga Kelurahan Rawasari kecamatan Alambarajo, yang merupakan bapak Ze, korban perkosaan oleh keluarganya sendiri. Kejadian itu terungkap saat putrinya kelas 2 SMP, dan menurut pengakuan korban, sudah disetubuhi berkali-kali oleh paman dan dua orang sepupunya sendiri. Bahkan menurut keterangannya, anaknya itu sempat disetubuhi oleh pelaku di masjid dekat rumahnya.

“Saya tak bisa menangis lagi, mendengar hal itu,” kata Riswan sambil menitikan air mata.
Perasaannya semakin hancur ketika dalam persidangan, salah seorang pelaku bernama F yang masih berusia 16 tahun dinyatakan tidak bersalah dan dibebaskan.

“Hendaknya janganlah seperti itu, dinyatakan tidak bersalah karena tak cukup alat bukti. Apakah visum dan pakaian itu bukan alat bukti” tukasnya.

Dia juga merasa sangat dikecewakan selama proses persidangan, karena selaku orang tua korban seharusnya dirinya bisa masuk ruang persidangan. Namun tak pernah diizinkan mendampingi anaknya,

“Padahal orang tua pelaku bisa masuk ruang sidang, inikan aneh,” ucapnya.

Dia menghawatirkan sidang selanjutnya, untuk paman korban yang tidak lain orang tua F, juga akan berakhir dengan vonis tidak bersalah dan bebas. Sedangkan pelaku lain S yang merupakan kakak. F saat ini melarikan diri.

“Hancurlah kami kalau seperti itu, saat ini sudah p 21 tinggal sidang,” sebutnya.

Menurut Riswan, anaknya yang merupakan korban begitu terpukul ketika mengetahui hasil persidangan F.

“Saking terpukulnya, dia hendak bunuh diri dengan pisau’” tukasnya.

Riswan yang saat itu bersama saudaranya Nita mengatakan, pencabulan dan perkosaan terhadap anaknya sudah terjadi sejak tahun 2010 lalu, saat  Ze masih duduk dikelas IV SD.

Namun baru ketahuan sekarang sekitar bulan Maret 2016 ini. Dijelaskannya, awalnya dirinya merasa curiga dengan anaknya yang tak mau tinggal dirumah, padahal dirinya sudah menyediakan kamar tidur sendiri buat kedua anaknya.

Bahkan Ze, sempat lari dari rumah karena tidak mau tinggal dirumah, “Saya tantang dia bawa periksa kedokter untuk mengetahui ada apa,” sebutnya.

Dan saat itu Ze menyanggupi, namun ketika hendak kedokter, tiba-tiba Ze lari masuk kedalam kamar uwaknya, dan bercerita dengan uwaknya sambil menangis.

Dari situlah, uwaknya menyampaikan kepada diirinya, kalau Ze sudah dicabuli oleh paman serta sepupunya, sehingga dirinya trauma untuk tinggal dirumah lokasi pencabulan dan pemerkosaan dirinya.

“Saya tak tahan lagi tak bisa lagi menangis, istri saya sampai tak bisa berdiri. Kami ini sama saja sudah menolong anjing terjepit,” sebutnya sambil berurai air mata.

Dia menyebutkan, padahal pelaku yang merupakan saudara iparnya tersebut sudah begitu dipercaya bahkan dibantu untuk kehidupannya, namun ternyata tega berbuat bejat seperti itu.

Menurut Nita, dari kejadian yang diceritakan Ze, pertama kali yang melakukan perbuatan bejat adalah pamannya. Ketika perbuatan tersebut diketahui kedua sepupunya, malah kedua sepupunya ikut memperkosa dirinya.

“Kejadian ini dipendam Ze sejak dia kelas 4 SD, sampai saat ini dia kelas 2 SMP,” sebut Nita.

Diharapkannya para pelaku diberi hukuman yang setimpal, karena perbuatan mereka sudah merusak hidup Ze.

(ali)

#News1


kenali.co