Korban Banjir Tebo Terus Meningkat

Korban Banjir Tebo Terus Meningkat

Rabu, 17 Februari 2016 - 17:41:47 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 564

Kenali.co, TEBO - Enam dari 12 kecamatan di Kabupaten Tebo mengalami kebanjiran. Hingga kini, total rumah-rumah yang mengalami kebanjiran apabila dihitung dari perkepala keluarga di Kabupaten Tebo mencapai 1.184 rumah.

H Jumroh selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Damkar Tebo melalui Kabid PK, Budi suparyadi saat dikonfirmasi Kenali.co tadi siang (17/2), menyebutkan bahwa dikabupaten Tebo ada sebanyak 1184 rumah yang terendam banjir.

"Hingga saat ini, di kabupaten Tebo ada 1184 rumah yang terendam banjir," ungkapnya.

Dijelaskannya, Diantara 6 kecamatan yang mengalami banjir adalah Kecamatan VII Koto sebanyak 396 rumah. Diantaranya, desa Kuamang 28 rumah, desa Teluk Kayu Putih 266 rumah, Sungai Abang 6 rumah, Aur Cino 6 rumah.

Kecamatan VII Koto Ilir ada 194 rumah, diantaranya adalah desa Teluk Kepayang Pulau Indah 128 rumah, desa Balai Rajo 5 rumah, desa Paseban 31 rumah, desa Pasir Mayang 30 rumah.

Kecamatan Tebo Ulu, 190 rumah diantaranya kelurahan Pulau Temiang 17 rumah, desa Pagar Puding 80 rumah, desa Bungo Tanjung 3 rumah, desa Lubuk Banteng 14 rumah, desa Malako Intan 6 rumah, desa Jambu 63 rumah, desa Pulau Jelmu 7 rumah.

Kecamatan Serai Serumpun sebanyak 117 rumah, diantaranya desa Pagar Puding 117 rumah.

Kecamatan Tebo Tengah ada 52 rumah, diantaranya desa Mangun Jayo 18 rumah dan desa derampak 34 rumah.

Kecamatan Tengah Ilir sebanyak 80 rumah yang diantaranya desa Muara Kilis 15 rumah, desa Penapalan 15 rumah, desa Mangupeh 20 rumah, dan desa Rantau Api 30 rumah.

Kecamatan Sumay sebanyak 155 rumah, diantaranya desa Teluk Singkawang 20 rumah, Lebak Bungur 9 rumah, Tambun Arang 46 rumah, Puntikalo rumah, desa Teriti 36 rumah.

"jadi dari total semua ada sebanyak 6 kecamatan dari desa yang dekat dengan aliran sungai mengalami kebanjiran," ujarnya.

Saat ditanya terkait tindakan yang dilakukan pihak BPBD kepada korban banjir, Budi menguraikan bahwasanya untuk tindakan pihaknya sudah mengirim surat ke Jambi yang ditujukan kepada bapak gubernur, kepala BPBD Provinsi Jambi dan terakhir baru dilayangkan ke pusat yaitu di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta untuk mendapatkan bantuan yang ditujukan kepada para korban banjir.

"yang jelas ntuk bantuan dari sana (BNPB, red). Dan bantuan sendiri tidak bisa di sebutkan dari kabupaten karena akan disesuaikan dengan keperluan yang ada dikabupaten," jelasnya.(nto)

#News1


kenali.co