Polisi Meringkus Tiga Eksekutor Pembunuhan Sadis di Tebo
F.aldisaputra

Polisi Meringkus Tiga Eksekutor Pembunuhan Sadis di Tebo

Jumat, 08 Desember 2017 - 15:19:31 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 159

Kenali.co, JAMBI - Kerja keras polisi membuahkan hasil. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan sadis yang menimpa Dona Astuti Boru Sitorus (32), Ita susanti (44) dan Niconius Simbolon (4) di areal perkebunan sawit Afdeling 1 PT TPIL desa Kandang Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo pada 26 Oktober lalu.

Para eksekutor pembunuhan itu ditangkap di berbagai tempat, pertama Wirani Laia (25) ditangkap di Sumatra Utara, sedangkan Arman Laia (18) dan Pandi Giawa (19) ditangkap di kawasan kebun kelapa sawit yang berlokasi di Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo Jambi. Saat ini ketiganya masih diproses di Polda Jambi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, Wirani Laia (25) berperan sebagai otak pelaku pembunuhan dan dua lainnya sebagai eksekutor pembunuhan. Korban, Dona Astuti Boru Sitorus (32), dan anaknya Niconius Simbolon (4) serta Ita Susanti (44) dibunuh secara sadis dengan senjata tajam egrek atau alat pemanen sawit.

Wakapolda Jambi Kombes Pol Ahmad Haydar, Jumat (8/12/2017) mengatakan, modus pembunuhan dilatar belakangi sakit hati, karenakan tersangka Wirani merasa dibohongi korban ketika menjalankan uang 30 juta dengan bunga 6 juta. Bunga itu akan di bagi dua, akan tetapi diberikan 200 ribu yang seharusnya 3 juta.

Selain itu, tersangka juga tidak dapat mengembalikan uang sebesar 13 juta rupiah yang dipinjam dari korban, dan akhirnya Wirani merencanakan aksi pembunuhan. Rencana pembunuhan itu sudah dilakukan sebanyak 5 kali, 4 gagal dan yang kelimanya berhasil membunuh korban.

Kronologi pembunuhan yang terjadi 26 Oktober lalu, Tersangka Wirani menghubungi Dona untuk menemuinya karena akan membayar hutang, Dona datang mengendarai kendaraan roda dua bersama anaknya serta temannya.

Ketika sampai di kebun sawit, ternyata Wirani ditemani dua orang pria. Tiba-tiba satu dari dua orang pria itu, yakni Arman Laia (18) langsung ayunkan egrek sawit ke arah Dona dan mengenai leher hingga hampir putus. Sedangkan Pandi Giawa (19) langsung memukul Ita Susanti (44) dengan gagang egrek sawit hingga terjatuh dari motor dan mengayunkan egrek juga mengenai leher hingga putus.

Wirani pun tak tinggal diam, ia menghabisi nyawa Niconius dengan cara menghantam benda tumpul di kepala dan langsung mengayunkan engerek sawit ke leher bocah berusia (4) itu, meski anak itu memohon tolong jangan dibunuh.

Usai menghabisi nyawa korban, para pelaku kemudian membuang jenazah ke beberapa titik di kebun sawit milik PT TPIL desa Kandang Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo. Hingga pada akhirnya para korban pembunuhan itu ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan tinggal tulang belulang. Polisi terus malakukan penyelidikan, dan pada (5/12/2017) para pelaku berhasil ditangkap diberbagai tempat terpisah.

Sementara itu, dua eksekutor pembunuhan yakni Arman Laia (18) dan Pandi Giawa (19) mengaku dibayar 200 ribu perorang untuk menghabisi nyawa ketiga orang tersebut. Akibat perbuatanya ketiganya dikenakan pasal pembunuhan berencana 340 KUHP pidana subsider Pasal 338 KUHP Jo  Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 88 KUHP ancaman hukuman maksimal hukuman mati.

(Aldi Saputra)

#News1


kenali.co