Fasha: Kalau tak Ditata Parkirnya, Omong Kosong Pasar Tertib
f.ali

Fasha: Kalau tak Ditata Parkirnya, Omong Kosong Pasar Tertib

Rabu, 15 November 2017 - 19:49:29 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 68

Kenali.co, JAMBI- Setelah sempat terjadi hiruk pikuk di tahun 2016 lalu antara eksekutif dan legislatif mengenai rencana pembongkaran bangunan eks Istana Anak-anak, untuk dijadikan gedung parkir, akhirnya rencana pembongkaran tersebut tidak jadi dilaksanakan. Bahkan pemerintah Kota Jambi sudah memastikan gedung tersebut tidak jadi dibangun tahun 2018 dengan dana APBD.

Awalnya, rencana pembangunan akan dilaksanakan di tahun 2017, namun Pemkot tak anggarkan di ABPD 2017. Pemerintah juga tidak akan menganggarkannya di 2018, karena terbentur dengan pelaksanaan Pilkada serentak.

"Dana kita tersedot untuk Pilkada. Mungkin setelah Pilkada nanti. Siapapun yamg jadi walikota, bisa jadikan prioritas pembangunan tempat parkir istana anak-anak ini," kata Walikota Jambi Syarif Fasha kemarin.

Fasha menilai bahwa, jika tidak dibangun lokasi parkir, maka omong kosong kawasan itu (pasar, red) bisa tertib. "Kita harus jadikan satu tempat dulu parkirnya, baru bisa bagus kawasan itu," tambahnya.

Saat ditanya apakah akan menggandeng pihak ketiga, Fasha mengaku pemerintah sudah mempelajari skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

"Ini yang sedang kami pelajari," katanya.

Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada Bappeda untuk konsultasi ke Bappenas dan menjajaki skema pinjaman kepada PT SMI yang nanti bisa memberikan stimulus ataupun bantuan dana pembangunan bagi daerah-daerah yang membutuhkan bantuan dana yang besar.

Sebelumnya, Pemkot Jambi juga berencana menawarkan kerjasama dengan pihak ketiga untuk membangun gedung tersebut. Rencananya,  kerjasama itu akan dibentuk dalam sistem Build Operate Transfer (BOT).

Seperti diketahui sebelumnya,  bahwa pemerintah telah menganggarkan dana untuk pembongkaran di tahun 2016 lalu senilai Rp700 jutaan, namun batal terealisasi.  Sementara untuk dana pembangunannya di tafsir mencapai Rp63 miliar.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP Kota Jambi, Muhtar dalam ekspouse yang dilakukan dihadapan para pengusaha beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa pembangunan gedung eks istana anak-anak masuk dalam identifikasi potensi perencanan penanaman modal dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Penanaman Modal Daerah (RKPPMD) Kota Jambi tahun 2017. Rencananya gedung tersebut akan diubah menkadi tempat parkir dengan kapasitas roda empat kurang lebih 580 unit dan roda dua kurang lebih 448 unit. Untuk membangun gedung parkir tersebut, diperkirakan membutuhkan dana sebesar Rp66,1 miliar.

(Ali)

#News1


kenali.co