Lama Tak Diangkut, Sampah Berserakan di AHT
Sampah yang berserakan ke jalan desa Sungai Deras-Sungai Tutung

Lama Tak Diangkut, Sampah Berserakan di AHT

Rabu, 15 November 2017 - 19:13:43 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 71

Kenali.co, KERINCI - Persoalan sampah di sejumlah desa dalam kabupaten Kerinci, semakin memprihatinkan, bagaimana tidak sampah limbah rumah tangga di beberapa Tempat Pembuangan Sementara (TPS) telah membusuk dengan mengeluarkan aroma yang tidak sedap dengan lingkungan masyarkat.

Pantauan di lapangan, seperti yang terjadi desa Sungai Abu, dan Sungai Deras, kecamatan Air Hangat Timur (AHT), dimana kondisi sampah telah menggunung tanpa diangkut oleh petugas. Bahkan, karena tidak ada tempat pembuangan limbah sampah pun dibuang dipinggir jalan Desa Sungai Deras-Sungai Tutung.

Ari, salah seorang warga desa Sungai Abu, membenarkan hal tersebut, dia mengatakan, limbah sampah tersebut sudah hampir 1 minggu tidak diangkut oleh petugas Kebersihan, bahkan sampah banyak berserakan diluar TPS karena sudah melimpah sampahnnya.

"Ya, sudah lamo dak ado diangkut sampah itu, sampahnyo pun sudah mulai busuk. Ada Tiga TPS ada di Sungai Abu tapi yang difungsikan Dua yang difungsikan, karena Satunya lagi tidak digunakan, Dua TPS itu pun sudah melimpah sampahnya ke jalan," ujarnya.

Dia menyebutkan, limpah sampah yang sudah 1 minggu yang tidak diangkut di TPS tersebut sudah mulai membusuk dan mengeluarkan aroma yang tidak sedap dengan masyarakat setempat. "Karena tidak pernah diangkut limbah sampah itu sudah banyak yang busuk, warga mulai merasa risih karena baunya busuk,"katanya.

Dia minta kepada dinas Lingkungan Hidup kabupaten Kerinci untuk dapat mengakut sampah yang sudah menggunung di TPS di desa Sungai Abu. "Kalau tidak diangkut , dikhawatir bisa berdampak terhadap masyarakat seperti penyakit,"pintannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Kerinci, Gazdinul Gazam, saat dikonfirmasi, mengatakan untuk permasalahan sampah meski terlihat sepele namun sangat diantisipasi. Bahkan, dirinya menyebutkan saat ini masih kekurangan fasilitas operasional dan tenaga kebersihan. Sehingga lokasi yang jauh tidak bisa diantisipasi oleh pihaknya.

"Orang kita sedikit, ditambah lagi armada sampai kita sedikit. Selama ini kita mengurus masalah sampah dipasar di Kerinci, itupun tidak terealisasi dengan maksimal," katanya.

(sau)

#News1


kenali.co