Tak Punya Massa Loyal Berjumlah Besar, Pengaruh Parpol Untuk Mendulang Suara Tidak Signifikan

Tak Punya Massa Loyal Berjumlah Besar, Pengaruh Parpol Untuk Mendulang Suara Tidak Signifikan

Selasa, 14 November 2017 - 19:26:13 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 78

Kenali.co, JAMBI- Peta politik jelang Pilwako 2018 makin bergerak dinamis. Petahana Fasha-Maulana telah mendapatkan rekomendasi sejumlah partai politik (parpol) seperti Golkar, Hanura, Gerindra, dan PKS. Dan sepertinya, tak lama lagi partai lain akan menyusul diantaranya, PPP, PKPI, dan Partai Demokrat.

Tentu saja dengan koalisi parpol yang terbilang besar, mesin parpol diharapkan mampu bekerja optimal memenangkan Fasha-Maulana di Pilwako 2018 mendatang.

Signifikankah peran mesin Parpol dalam upaya pemenangan Fasha-Maulana di perebutan BH 1 AZ ke depan? Lalu, seperti apa resiko politik yang harus di tanggung Fasha-Maulan dengan bergabungnya banyak partai di kubunya?

Petahana Fasha mengatakan, ia menginginkan partai satu suara, menurutnya, dirinya tak ingin ada perpecahan diantara masyarakat.

“Partai juga dalam menentukan calon tidak sembarangan, banyak tahapan-tahapan yang harus dilalui. Dukungan yang dibuat partai ini bukan suara ketua partai, tetapi suara dan keinginan masyarakat,” katanya.

Fasha melanjutkan, tahapan yang dilalui adalah pendaftaran dan survei, menurutnya, survei tidak bisa dikatakan bohong karena bukan pihaknya yang melakukan survei.

“Surveinya independen yang memang survei nasional. Ini juga yang menyatakan partai mungkin menginginkan bersama-sama membangun Kota Jambi,” ujar Fasha.

Menurut Walikota Jambi ini, ia meyakini partai punya mesin sampai ke tingkatan RT, kelurahan dan kecamatan, selain itu menurut dia, partai juga memiliki perwakilan di parlemen.

“Masing-masing anggota DPRD punya suara lagi, kalau itu dikumpulkan sangat signifikan,” bebernya optimis.

Fasha menambahkan, harapannya kepada partai-partai pengusung tidak hanya partainya saja mengusung, menurutnya, semua komponen kader di partai harus menyatukan tekad, visi dan misi, persepsi untuk bersama-sama membangun Kota Jambi.

“Kalau ditanya bagaimana dengan masyarakat ? kami tidak serta merta menyatakan masyarakat menyukai kami, apalagi saya petahana. Banyak yang suka dan apresiasi kepada saya, tapi banyak juga yang menyatakan tidak suka dengan saya. Saya menganggap ini bumbu-bumbulah dalam dinamika membangun Kota Jambi,” tandasnya.

Sementara itu, pengamat politik Universitas Jambi, M. Farisi mengatakan, semakin banyak partai yang mendukung, menurutnya, kemungkinan untuk menang akan semakin besar.

“Bila dukungan parpol semakin banyak, kemungkinan untuk menang makin akan semakin besar,” katanya.

Farisi melanjutkan, memang faktor ketokohan kandidat juga tetap diperhitungkan dalam Pilkada, tetapi dukungan partai juga menjadi strategi dalam mendulang suara.

“Meskipun faktor ketokohan menjadi point utama, namun dukungan parpol juga menjadi strategi pendulang suara karena masing-masing partai punya basis massa,” tandasnya.

Terpisah, pengamat politik Idea Institut, Jafar Ahmad mengatakan, dukungan parpol ke Fasha lebih disebabkan karena trend positif popularitas dan elektabilitas Fasha dalam berbagai hasil survei.

“Dukungan parpol ini ke Fasha lebih disebabkan oleh trend positif popularitas dan elektabilitas Fasha di berbagai lembaga survei,” katanya.

Jafar melanjutkan, tidak ada beban khusus bagi Fasha terhadap Parpol, terkecuali ada komitmen bantuan apa yang bisa diberikan kepada parpol atau elit parpol.

“Saya rasa tak ada beban khusus bagi Fasha terhadap Parpol, kecuali ada komitmen bantuan apa yang bisa diberikan kepada parpol atau elit parpol yang memberikan dukungan,” ujar Jafar.

Jafar menambahkan, pengaruh parpol untuk mendulang suara tidaklah besar, karena mereka tidak punya masa loyal yang berjumlah besar.

“Pengaruh parpol dalam mendulang suara tidaklah besar, karena mereka tidak punya masa loyal yang berjumlah besar, kalau pun ada yang berpengaruh dari parpol, mungkin beberapa elitnya saja secara personal, misalnya ketua partai yang kebetulan tokoh publik,” tandas Jafar.

(Fay)

#News1


kenali.co