PPS Diharapkan Netral Selama Pilkada, Panwaslu Belum Terima Pengaduan Terkait PPS
Ketua Panwaslu Kota Jambi, Ari Juniarman
Ari Juniarman : “Kita berhak memberikan rekomendasi bila terbukti PPS melanggar”

PPS Diharapkan Netral Selama Pilkada, Panwaslu Belum Terima Pengaduan Terkait PPS

Senin, 13 November 2017 - 19:46:18 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 63

Kenali.co, JAMBI- Pasca dilantiknya Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kota Jambi belum lama ini, Panwaslu Kota Jambi hingga saat ini belum menerima pengaduan masyarakat terkait dengan PPS. Panwaslu mengatakan, proses pengaduan masyarakat tetap di buka hingga tahapan Pilkada 2018 selesai dilaksanakan.

Ketua Panwaslu Kota Jambi, Ari Juniarman mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima pengaduan masyarakat terkait PPS yang baru dilantik oleh KPU Kota Jambi.

“Sampai sekarang belum, sebelumnya kita telah menerjunkan Panwascam dan staf untuk mengawal proses rekrutment PPS. Hingga pada saat wawancara pun kita tetap ada disana,” katanya.

Ari melanjutkan, yang di perhatikan selama proses rekrutmen, Panwas ingin memastikan ada tidaknya keterlibatan PPS dalam Partai politik atau timses.

“Sebelumnya kami juga meminta pihak kelurahan agar objektif memberikan surat rekomendasi bagi calon peserta, minimal orang tidak bermasalah di daerahnya,” ujar Ari.

Apakah ada batas waktu pelaporan bagi masyarakat terkait dengan PPS ? Menurut Ari, proses laporan masyarakat tetap berjalan selama Pilkada, menurutnya, ada sangsi bila PPS terbukti melanggar terkait kode etik, terlibat Parpol, dan menjadi anggota timses.

“Pelanggaran itu bila mereka bisa di buktikan terlibat menjadi anggota timses, pelanggaran kode etik, atau terlibat dengan salah satu Parpol,” beber Ari.

Ari menuturkan, PPS harus berada dalam posisi netral selama tahapan Pilkada, menurutnya PPS harus menjadi garda terdepan untuk kesuksesan pelaksanaan Pilkada.

“PPS harus berada dalam posisi netral dalam Pilkada, mereka harus jadi garda terdepan untuk kesuksesan penyelenggaraan Pilkada. Kalau mereka tidak mengetahui tugas pokoknya, apalagi integritasnya bermasalah tentu sangat besar dampaknya bagi suksesnya Pilkada 2018 ini,” tandas Ari. 

(Fay)

#News1


kenali.co