Bahayakan Warga, Dewan Minta Galian Dihentikan
f.ali

Bahayakan Warga, Dewan Minta Galian Dihentikan

Kamis, 09 November 2017 - 21:55:36 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 110

Kenali.co, JAMBI- Pekerjaan galian pipa Pertamina di jalan Lingkar Selatan, mulai dari Simpang Ahok hingga Simpang Palembang, Kelurahan Lingkar Selatan, Kota Jambi, banyak dikeluhkan warga sekitar.

Betapa tidak, pekerjaan galian pipa tersebut tidak langsung dengan dilakukan penanaman pipa, melainkan lobang galian dibiarkan menganga sehingga dikhawatirkan bisa memabahayakan pengguna jalan. Apalagi ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan utama yang selalu dilalui dikendaraan termasuk kendaraan angkutan berat karena merupakan jalan utama.

Kurniawan, ketua RT setempat mengatakan, sudah sering warga terjatuh masuk dalam lobang galian pipa Pertamina. “Kemarin sudah ada yang jatuh karena menghindari bekas galian,” ujar Kurniawan, Kamis (9/11/2017).

Seharusnya, kata Kurniawan,  setelah dilakukan penggalian pihak pelaksana kegiatan harus langsung melakukan pemasangan penanaman pipa dan melakukan penutupan.

“Ini tidak, sudah digali ditinggakan begitu saja. Gali lagi tempat lain, harusnya pipa langsung ditanam sehingga tidak ada lobang dipinggir jalan," katanya.

Untuk itu dirinya berharap pekerjaan penggalian distop sebelum lobang yang sudah digali ditanam pipa dan ditutup lagi.

 “Kami minta stop dulu penggalian. Tutup dan timbun yang ada dulu,” tambahnya.

Dirinya menambahkan selain membahayakan bagi masyarakat keberadaan lobang tersebut juga membuat bisnis warga di sana Menjadi sepi pengunjung. Hal itu karena pengunjung merasa kesulitan saat hendak masuk ke dalam toko atau warung yang ada di pinggir jalan.

Sementara itu, Zainudin, Lurah Lingkar Selatan mengamini keluhan yang disampaikan warganya.

Dia mengatakan pekerjaan penggalian sudah dilakukan sejak bulan September lalu, namun tidak disertai dengan penanaman pipa sehingga adanya lobang dipinggir jalan.

“Ya sekitar bulan September lalu dimulai. Ini penggalian dengan alat berat yang belum ada penanaman pipa ini. kalau yang manual sudah," sebut Zainudin.

Dia mengatakan seharusnya pipa sudah ditanam, supaya tidak membahayakan warga. “Ini kita tidak tahu kenapa pipanya tidak ditanam sehingga ada lobang menganga seperti ini. Kita tak tau mau tanya sama siapa apa Pertamina atau pelaksannya," ucap Zainudin.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi yang turun ke lokasi Kamis (9/11/2017) mengatakan akan segera memanggil pihak terkait. “Ini kita panggil semuanya baik Pertamina, pelaksananya dan juga Dinas PU karena terkait jalan," sebut Junedi Singarimbun ketua Komisi III ketika mengecek keluhan warga tersebut.

Diharapkannya pihak pelaksana segera melakukan penanaman pipa sehingga tidak ada lagi lobang yang menganga dipinggir jalan yang bisa membahayakan warga.

Dia mengatakan bahwa dirinya sudah memanggil pihak Pertamina untuk melakukan hearing terkait Laporan masyarakat tersebut. seharusnya jadwal hearing dilakukan pada Kamis, (9/11/2017) namun pihak Pertamina tidak menghadiri undangan tersebut.

"Kami menunggu konfirmasi dari mereka, sementara kami minta stop dulu. Kalau tidak ada jawaban juga ketua RT se Lingkar Selatan akan datangi kantor Pertamina," tambahnya.

(Ali)

#News1


kenali.co