Upayakan Pengolahan Sampah dari Tingkat Sumber

Upayakan Pengolahan Sampah dari Tingkat Sumber

Kamis, 09 November 2017 - 21:46:56 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 90

Kenali.co, JAMBI- Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo saat ini sudah hampir overload. Dalam waktu yang tidak lama lagi, TPA dikhawatirkan tidak akan bisa lagi menampung sampah yang diproduksi setiap harinya. Untuk itu selain membangun STPA baru pemerintah juga selalu mensosialisasikan kepada masyarakat agar bisa melakukan gerakan 3R.

Menurut Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Syafruddin mengatakan bahwa pemkot telah berupaya agar sampah-sampah yang dihasilkan baik dari rumah tangga maupun industri agar dapat dipilah terlebih dahulu menurutnya saat ini pengolahan sampah di tingkat sumber sudah mencapai 15% di antaranya untuk pengolahan sampah menjadi kompos sebanyak 11 persen, sementara yang terkumpul di bank sampah mencapai 4 persen.

"Untuk sampah per harinya mencapai 1574 Meter kubik, sebanyak 15 persen nya sudah diolah di tingkat sumber," katanya.

Syaruddin juga mengatakan pemerintah menyediakan lahan seluas lebih kurang 20 hingga 30 hektar yang akan digunakan untuk TPA yang baru. Nantinya TPA tersebut akan mampu menampung sampah padat hingga 20 tahun yang akan datang.

"Kita sudah menyiapkan lahan 20 hingga 30 hektar. TPA nantinya akan menggunakan sistem Sanitary landfill yang nantinya untuk mengantisipasi melimpahnya limbah padat,"ujarnya.

Dikatakan Udin, bahwa  sistem sanitary landfill merupakan sistem pemusnahan sampah yang tidak membutuhkan areal yang besar. Hanya butuh sekitar 10 hektar lahan untuk memusnahkan sampah dengan sistem tersebut.

Udin menambahkan bahwa TPA tersebut membutuhkan dana sebesar Rp240 miliar yang berasal dari bantuan Bank Pembangunan Jerman. "Pembelian lahan sudah dilakukan sejak lama. Untuk pembangunan ini membutuhkan anggaran 240 miliar yang merupakan bantuan dari Bank Pembangunam Jerman," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah pusat sudah melayangkan surat tender umtuk proyek tersebut. Tender tersebut dilaksanakan dengan skala internasional.

"Akhir tahun 2018 baru akan di bangun fisiknya," ujarnya.

Ditambahkannya, Kondisi TPA Talang Gulo saat ini sudah mendekati overload. Diperkirakan TPA yang dibangun sejak tahun 1997 dengan luas 9,7 ha ini hanya mampu menampung sampah kurang dari setahun.

"Kalau bisa setahun perlu penanganan khusus," tambahnya.

Untuk itu, perlu penanganan dan strategi khusus agar TPA ini masih bisa menampung sampah hingga pekerjaan proyek tersebut selesai.

Dirinya mengatakan bahwa pemerintah kota Jambi juga telah membangun infrastruktur untuk menunjang proyek tersebut diantaranya membangun jalan utama ke TPA, selain itu juga telah menyediakan lahan untuk proyek sanitary landfill tersebut.

"Tinggal nanti menutup TPA lama. Nantinya akan difungsikan untuk RTH," Pungkasnya.

(Ali)

#News1


kenali.co