Hanyut Terseret Arus Sungai, Aria Ditemukan Tewas
F.fji

Hanyut Terseret Arus Sungai, Aria Ditemukan Tewas

Kamis, 09 November 2017 - 16:54:00 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 733

Kenali.co, MERANGIN - Sungguh malang nasib yang dialami Aria (6) bocah kelas satu SD desa Kampung Baru kecamatan Batang Masumai, yang dibawa arus sungai Batang Masumai pada sekira pukul 10 pagi tadi, akhirnya ditemukan pukul 12.30 wib oleh masyarakat dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Aria ditemukan tersangkut tidak jauh dari lokasi pertama dirinya terseret arus sungai dengan kedalam lebih kurang dua meter, setelah ditemukan, berbagai upaya dilakukan Bidan desa dan masyarakat untuk menyelamatkan Korban.

Setelah berbagai upaya penyelamatan di desa dan masyarakat masih menyakini Aria masih hidup, akhirnya Aria dibawa ke rumah sakit Kol Abunjani Bangko, namun nyawa Aria tidak bisa diselamatkan.

Tabri warga Desa Kampung Baru, penemu pertama korban diwawancarai media di rumah korban, mengatakan korban tersangkut diranting dalam sungai.

"Saya ditemukan itu, saya berada di dalam sungai mencari korban, tidak lama lewat adik dan ponakan saya menyusuri sungai dari daratan bersama masyarakat, terus mereka turun bersama ke sungai," ujar Sabri.

"Saat turun dan menyelam salah satu warga mengatakan menginjak sesuatu sedikit licin, saya selam saya raba memang itu korban yang dicari, langsung saja korban bersama sama bawa ke rumahnya," kata Sabri.

Salaman warga sekitar mengatakan bidan desa dan masyarakat, sudah berupaya menyelamatkan korban pasca ditemukan, korban juga dibawa ke rumah sakit utuk mendapatkan pertolongan.

"Berbagai upaya dilakukan, perutnya dipompa untuk mengeluarkan air dari dalam perut korban, korban juga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan," katanya.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melalui Kapolsek Kota Bangko IPTU Tumpal Sinaga kepada media mengatakan pihak rumah sakit mengatakan bahwa korban sudah meninggal.

"Jarak dari desa ke rumah skit cukup jauh jadi tidak tertolong lagi, kejadian ini terjadi saat jam istirahat korban ditemukan dua jam pasca kejadian," kata Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, upaya juga dilakukan untuk menyelamatkan nyawa korban.

"Setelah ditemukan langsung dibawa ke rumah, berbagai upaya untuk menyematkan korban pun dilakukan, dengan membei napas buatan," pungkasnya.

Pantuan di lapangan, tidak terlihat adanya Anggota Badan Penangulan Bencana Daerah (BPBD) di lokasi pencarian, pada hal seharusnya BPBD Merangin yang harus terjun untuk mencari korban.

(Fji)

#News1


kenali.co