Jika Desember Masih Beroperasi, Fahmi : Itu Ilegal

Jika Desember Masih Beroperasi, Fahmi : Itu Ilegal

Rabu, 08 November 2017 - 21:40:42 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 99

Kenali.co, JAMBI- Para pemilik gudang karet di wilayah jalan Majapahit, Payo Selincah, Kecamatan Jambi Timur, Kota Jambi harus segera memindahkan tempat usaha mereka. Paling lambat akhir Desember para pengusaha gudang karet di wilayah tersebut harus segera angkat kaki dan memindahkan usahanya ke wilayah lain yang merupakan kawasan industri dan pergudangan.

Terkait dengan pemindahan gudang karet ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Jambi tidak akan memberikan peringatan berbentuk surat.

Disampaikan Kepala DPMPTSP, Fahmi, pihaknya tak akan mengeluarkan peringatan, karena terhitung akhir Desember nanti semua izin gudang sudah berakhir.

“Tak perlu kirim surat, kalau masih beroperasi diakhir Desember nanti berarti ilegal,” kata Fahmi ditemui beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan tak ada alasan lagi bagi pemilik gudang karet untuk tidak memindahkan usaha mereka dari kawasan tersebut. Karena sejak 2016 lalu, setiap pemilik gudang yang mengurus izin sudah diberi tahu mengenai keharusan pemindahan gudang mereka.

“Sudah kita kasih tahu. Kalau masih operasi berarti tak punya izin,” tegasnya.

Menurutnya, untuk kawasan tersebut tak boleh lagi untuk pergudangan basah seperti karet, karena wilayah tersebut masuk dalam pemukiman warga.

Kalau juga masih mau memanfaatkan gudangnya, pengusaha harus mengubah usahanya bukan untuk gudang basah seperti karet.

“Kalau masih mau, mereka harus ubah komoditinya. Bukan gudang basah,” tambahnya.

Lebih lanjut Fahmi mengatakan, ada beberapa wilayah dalam Kota Jambi yang cocok untuk lokasi pergudangan, sesuai dengan RTRW. Salah satunya adalah di kawasan Jalan Lingkar Selatan, yang memang merupakan kawasan pergudangan.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPRD Kota Jambi Paul Andre mengatakan bahwa pemerintah harus mengingatkan para pengusaha atau pemilik gudang bahwa akhir tahun mereka harus segera pindah. Pemerintah harus mengeluarkan surat edaran pada pemilik gudang yang berada di tengah kota.

"Jangan sampai nanti mereka berkilah tidak ada sosialisasi dari pemerintah, dan pengusaha harus patuh sama aturan," katanya.

Paul menambahkan bahwa pemindahan gudang ini juga harus sesuai dengan zonasi yang telah ditentukan di dalam Perda. "Jangan sampai pemindahan gudang ini nantinya menimbulkan masalah baru," katanya. 

(Ali)

#News1


kenali.co