Fasha: Angkut 100 ton Sampah dari Angsoduo
F.ali

Fasha: Angkut 100 ton Sampah dari Angsoduo

Rabu, 08 November 2017 - 21:32:04 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 135

Kenali.co, JAMBI- Setelah terjadi perdebatan antara pemerintah kota dan pemerintah provinsi terkait dengan pengelolaan pasar tradisional Angso Duo, bahkan perdebatan tersebut telah mengakibatkan menumpuknya sampah di pasar tersebut karena tidak diangkut selama beberapa hari. Hingga akhirnya kedua belah pihak telah sepakat bahwa pengelolaan pasar diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah kota Jambi. 

Setelah ada kata sepakat pemerintah kota akhirnya melakukan gotong royong membersihkan sampah dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran dan juga alat berat serta kendaraan pengangkut sampah serta pegawai harian lepas pada Rabu, (8/11/2017).

"Setelah kemarin ada pemindahan, jadi petugas kami fokus bersihkan pasar yang lain. Tapi sekarang kami sudah fokus lagi ke Pasar Angsoduo, karena sudah jadi tanggunga jawab pemerintah kota," kata Walikota Jambi, Syarif Fasha saat meninjau Pasar Angsoduo Rabu (8/11/2017).

Fasha mengatakan bahwa setidaknya ada 100 ton sampah yang diangkut petugas dari pasar tradisional terbesar di provinsi Jambi tersebut. Nantinya sampah-sampah ini akan diangkut seperti biasa setiap harinya. 

"Terkait yang lain nanti akan dikomunikasikan lagi dengan pemerintah provinsi dan juga pihak pengembang," tambahnya.

Fasha mengatakan yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah pasar ini harus tertib terlebih dahulu sehingga baik pedagang maupun pembeli merasa nyaman saat berbelanja di pasar tersebut. 

"Nantinya setelah pasar Angso Duo baru selesai, jalan sudah dicor baru kita pindah ke sana," katanya.

Fasha mengatakan terkait dengan agen dan sub agen pihaknya akan mengumpulkan kembali. Menurutnya para Agen dan sub agen memang perlu untuk dipindah.

"Saya tidak sepakat kaalu Pasar Angso Duo ini dikatakan Pasar Induk, tapi kalau pasar tradisional terbesar saya setuju. Contoh kalau di Palembang itu Pasar Induk berada di Jakabaring kalau di Jakarta ada di Kramat Jati," ujarnya.

Kata Fasha yang nantinya berbelanja di pasar induk adalah para pedagang yang berjualan di pasar tradisional Angso Duo. Sementara masyarakat diperbolehkan untuk berbelanja di pasar induk, namun biasanya masyarakat akan berbelanja di pasar tradisional karena Pasar Induk biasanya beroperasi pada malam hari.

Sementara itu Sekretaris Disperindag Kota Jambi Doni Triadi mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut pihaknya mengerahkan sebanyak 28 dam truk dan 2 mobil pemadam kebakaran. 

" sementara untuk personil kami mengerahkan sebanyak 175 personil kebersihan," katanya.

Donny menambahkan bahwa hingga sore nanti pihaknya akan membersihkan semua jenis sampah baik yang berada di luar maupun di dalam pasar Angso Duo. Sampah-sampah tersebut nantinya akan dibawa ke TPK Talang Gulo. 

(Ali)

#News1


kenali.co