Telusuri Dugaan Kegandaan, KPU Kota Terjunkan Enam Tim Verifikator
Komisioner KPU Kota Jambi, Hazairin

Telusuri Dugaan Kegandaan, KPU Kota Terjunkan Enam Tim Verifikator

Kamis, 02 November 2017 - 19:14:07 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 91

Kenali.co, JAMBI- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Jambi menurunkan enam tim verifikator ke lapangan terkait klarifikasi faktual dalam masa penelitian administrasi Partai politik (Parpol) calon peserta pemilu tahun 2019, Kamis (2/11/2017)

Ketua Divisi Hukum KPU Kota Jambi, Hazairin mengatakan, setidaknya ada tiga klasifikasi item yang dilakukan kegiatan klarifikasi faktual dalam penelitian administrasi Parpol tersebut. “Yang pertama adalah dugaan kegandaan anggota Partai politik,” katanya.

Kemudian, lanjut Hazairin, yang kedua berdasarkan data dari sistem informasi partai politik (SIPOL) didapat data keanggotaan Parpol yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Selanjutnya, yang ketiga adalah data keanggotaan Parpol yang belum berumur tujuh belas tahun.

“Untuk dapat mengetahui kebenaran secara materil, makanya kita buat tim untuk turun langsung menemui nama-nama yang telah di deteksi oleh SIPOL tersebut,” ujarnya.

Hazairin menuturkan, terkait data kegandaan anggota Parpol, menurutnya, jika ditemui nama anggota partai tersebut memilih salah satu partai harus mengisi surat pernyataan yang telah disiapkan Berarti keanggotaannya di Parpol yang dipilihnya memenuhi syarat.

“Tapi, bila yang bersangkutan tidak bersedia menandatangani surat dan menyatakan bukan anggota Parpol, berarti keanggotaan partainya tidak memenuhi syarat” jelasnya.

Hazairin yang akrab disapa Irin ini menjelaskan, terkait keanggotaan Parpol yang berstatus ASN atau TNI/Polri. Bila ditemui yang bersangkutan tidak lagi menjadi ASN yang dibuktikan dengan dokumen pendukung yang sah, maka keanggotaan Parpolnya memenuhi syarat.

“Tapi jika kebalikannya, maka status keanggotaannya tidak memenuhi syarat. Dan yang ketiga, soal umur yang belum sampai 17 tahun. Jika memang benar belum berumur 17 tahun berarti tidak memenuhi syarat,” beber Irin.

Ditanya soal sejauh mana progres hasil klarifikasi faktual tersebut ? Hazairin mengaku, sampai saat ini pihaknya masih turun ke lapangan dan belum mendapatkan laporan. “Nanti laporannya akan kita sampaikan,” tandas Irin.

(Fay)

#News1


kenali.co