Masih Jejerkan Dagangan di Trotoar
F.ali
Transaksi di Badan Jalan

Masih Jejerkan Dagangan di Trotoar

Kamis, 05 Oktober 2017 - 21:16:29 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 75

Kenali.co, JAMBI- Kesemerautan di kawasan pasar Kota Jambi sepertinya sulit diatasi. Pedagang semena-mena menjajakan dagangannya di trotoar jalan yang merupakan Hak pejalan kaki.

Pantauan di lapangan Kamis (5/9/2017), pedagang elektronik kawasan hotel Duta, sengaja menjejerkan dagangan di tortoar. Bahkan mereka melakukan transaksi di badan jalan. Mereka menganggap trotoar bukan lagi untuk pejalan kaki. Camat pasar selaku pemilik wilayah, sepertinya menutup mata akan hal itu. Padahal intruksi Wali Kota Jambi Sy Fasha jelas, para pedagang tak boleh menjejerkan dagangannya di trotoar jalan.

Camat Pasar Jambi, Mustari Efendi ketika dikonfirmasi mengaku, pihaknya sudah berulangkali memberitahukan kepada pemilik Ruko untuk tidak menggelar dagangan hingga kebadan jalan. Dan dirinya mengklaim saat ini para pedagang sudah mengikuti arahan yang sudah disampaikan.

“Itu tak boleh bisa rusak estetika kota, apalagi ini pusat pasar,” kata Mustari.

Dia menyebutkan akan kembali memperingati pemilik Ruko untuk mentaati aturan yang sudah ada. Terkait dengan tindakan yang akan dilakukan apabila masih ada pedagang yang membandel, maka hal tersebut adalah ranah Satpol PP Kota Jambi.

Mustari mengaku akan terus melakukan himbauan kepada pedagang supaya tertib dan mengikuti aturan.

 “Kita sudah himbau dan larang. Jangan salahkan kalau ada tindakan tegas,” imbuhnya.

Dikatakannya, kondisi pasar saat ini sudah lebih tertib dari sebelumnya.

 "Kalau pedagang minta dispensasi setengah meter ya wajar-wajar sajalah. Jangan kita keras nian," sebutnya.

Sementara, Kasat Pol PP Yan Ismar mengatakan, pihaknya sudah pernah menyurati camat terkait hal itu, sebab itu merupakan wilayah kerja camat.

“Camat selaku punya wilayah harus meyurati pedagang. Berikan teguran, setelah itu baru kami tertibkan, namun hingga saat ini tidak ada laporan camat ke Satpol PP,” kata Yan Ismar Kamis (5/10/2017).

Yan menyebutkan, pihaknya bukan tidak bisa mengatasi masalah tersebut, namun pihaknya masih menjaga etika, karena itu merupakan wilayah kerja camat. 

“Itulah gunanya koordinasi. Ini tidak ada,” imbuhnya.

Seharusnya sebut Yan, camat memberikan teguran kepada pedagang dengan tembusan surat ke Satpol PP Kota Jambi. 

“Buat juga tembusan nyo ke kami, kami akan bertindak,” pungkasnya. 

(Ali)

#News1


kenali.co