Ketua KPMB: Pemkab Batanghari Minim Perhatian
Ketua KPMB Ahmad Mujahidin Pulungan, (jaket hijau) didampingi tiga mahasiswa asal Batanghari, menggelar Silaturrahmi bersama AJB, Sabtu malam. Mereka menyesali minimnya perhatian dari Pemkab Batanghari. 

Ketua KPMB: Pemkab Batanghari Minim Perhatian

Senin, 18 September 2017 - 11:08:16 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 472

Kenali.co, YOGYAKARTA - Mahasiswa asal Kabupaten Batanghari yang mengenyam pendidikan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyesali sikap Pemerintah Kabupaten Batanghari.

Mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Pelajar Mahasiswa Batanghari (KPMB), menilai Pemkab Batanghari minim perhatian. 

Ketua KPMB periode 2017-2018, Ahmad Mujahidin Pulungan mengatakan, KPMB telah berdiri sejak 2010. Meski demikian, KPMB hingga saat ini tidak memiliki Sekretariat. 

Padahal, mahasiswa asal Kabupaten lain dalam Provinsi Jambi, mendapat perhatian penuh dari Pemerintah Daerah. Perhatian tersebut berupa bantuan dana untuk Sekretariat beserta seleuruh perlengkapan. 

" Pemkab Batanghari minim perhatian," kata remaja dengan sapaan Muja dalam silaturrahmi bersama Aliansi Jurnalis Batanghari (AJB), Sabtu (16/9) malam di Hotel Bhinneka, DIY. 

" Bupati Batanghari belum pernah meninjau sama sekali," imbuhnya. 

Muja menegaskan, Sekretariat KPMB saat ini beralamat di Jalan Kaliurang KM 11, Keramatan Nganglik, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Itupun masih berstatus kontrakan.

" Kalau kabupaten lain, misal Kerinci, Sungai Penuh dan Tanjabtim ado asrama sendiri," keluhnya. 

KPMB memasuki periode 2017-2018, sambung Muja, beranggotakan 203 mahasiswa. Mereka tersebar pada sejumlah Universitas dalam Provinsi DIY. 

Jabatan sebagai Ketua KPMB terpilih, disandang Muja selama 73 hari. Pelantikan Kepengurusan KPMB periode 2017-2018 berlangsung di gedung PKK Kabupaten Batanghari tanggal 3 Juli 2017. 

" Pelantikan dilakukan Asisten I Setda Batanghari Rijaludin," kenangnya. 

KPMB telah mengajukan proposal terkait permasalahan Sekretariat KPMB kepada Pemkab Batanghari. Namun hingga saat ini, proposal yang diberikan usai pelantikan kepengurusan, belum mendapat jawaban serta realisasi dari Pemkab Batanghari. 

Hal senada juga disampaikan Erik Prasetyo Utomo. Mantan Ketua KPMB periode 2016-2017 ini merasa sedih dengan sikap Pemkab Batanghari. 

Apalagi sebelum berdiri KPMB, mahasiswa asal Kabupaten Batanghari merasa minder. Hal ini disebabkan sejumlah kalangan mahasiswa tidak mengenal Kabupaten Batanghari. 

" Jambi awalnya tidak dikenal, apalagi Kabupaten Batanghari. Itulah yang menggugah hati kami untuk membentuk KPMB dan memperkenalkan Kabupaten Batanghari," kenangnya. 

KPMB memiliki cara tersendiri agat Kabupaten Batanghari dikenali mahasiswa daerah lain. Mereka setiap tahun mengadakan Futsal Tapa Melenggang Cup di Kecamatan Sleman. 

" Setiap tanggal 2 Desember, KPMB selalu mengadakan Futsal Tapa Melenggang Cup. Nama Tapa Melenggang sengaja di pakai agar lebih Batanghari," bebernya. 

Dalam gelaran silaturrahmi bersama AJB, Ketua KPMB Ahmad Mujahidin Pulungan, di dampingi tiga mahasiswa asal Kabupaten Batanghari. Mereka adalah Erik Prasetyo Utomo yang merupakan Mantan Ketua KPMB Periode 2016-2017, Adhe Dwi Kurnia dan M. Syukron.

" Mudahan saja keluh kesah KPMB mendapatkan perhatian serius Pemkab Batanghari," tutup Muja.

(fai) 

#News1


kenali.co