Dewan Berang, Pekerjaan Proyek Tak Rapi
F.ali

Dewan Berang, Pekerjaan Proyek Tak Rapi

Selasa, 12 September 2017 - 19:56:51 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 99

Kenali.co, JAMBI- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi kembali berang saat sidak pelebaran jalan yang ada di Kota Jambi Selasa (12/9/2017). Sidak dilakukan di dua lokasi yaitu pelebaran jalan JL Sunan Giri dan JL Hayam Wuruk.

Kemarahan dewan memuncak menemukan beberapa kejanggalan kejanggalan pada proyek, seperti pelebaran JL Sunan Giri, dewan menemukan ada lantai drainase yang tidak di Cor, sementara dari pengakuan pekerja proyek, lantai itu sudah dicor.

Selain itu, Dewan juga menilai pekerjaan proyek tidak rapi, sebab terlihat jelas pengecoran tersebut bergelombang. Sementara di JL Hayam Wuruk, dewan masih melihat ada Pipa besar yang melintang di dalam drainase, padahal sebelumnya dewan sudah merekomendasikan kepada Dinas PU untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebab pipa yang melintang menghambat aliran air drainase nantinya.

Junedi Singarimbun, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi mengatakan, pihaknya melakukan sidak karena sudah banyak menerima pengaduan masyarakat.

“Masyarakat mengadu, pekerjaan terlalu lama, material berserakan, rambu tidak ada, lobang drainase menganga,” kata Junedi, Selasa (12/9).

Junedi menyebutkan dari hasil sidak yang dilakukan, banyak temuan yang menjadi catatan dewan, diantaranya pekerjaan terlalu lama, kualitas pekerjaan buruk, tidak rapi, dan bergelombang.

“Kita akan panggi pihak PU. Ini harus diperbaiki. Kualitasnya buruk, bergelombang, tadi kita sama-sama lihat,” imbuhnya.

Selain itu sebut Junedi, papan proyek pekerjaan tidak juga mencamtumkan nilai anggaran. 

“Kenapa nilai anggaran tidak di cantumkan, kalau pekerjaannya benar, kenapa takut mencantumkan anggaran,” jelasnya.

Sementara Ajrisa Windara, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kota Jambi mengatakan, pelebaran jalan di JL Sunan Giri bukannya bergelombang, namun pekerjaan tersebut mengikuti kontruksi jalan yang ada.

“Kondisi jalannya begitu, jadi pelebarannya juga begitu," katanya.

Ia menyebutkan, pekerjaan dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis. Pihaknya terus melakukan pengawasan, jika memang ada yang tidak sesuai teknis, maka pihaknya akan meminta pekerjaan itu diperbaiki.

“kalau tidak sesuai nanti kita akan minta perbaiki,” ungkapanya.

Kata dia, sesuai teknis, lantai dranse JL Sunan Giri harus di cor. “Lantai harus di cor,” sebutnya.

Untuk masalah pipa di drainase JL: Hayam Wuruk, ia tidak bersedia member komentar. Dirinya mengaku pekerjaan tersebut dibawah naungan Bidang Cipta Karya.

“Kalau JL Hayam Wuruk punya cipta karya,” pungkasnya. 

(Ali)

#News1


kenali.co