Cerita; 7 Mata Air, Jernih Seperti Air Laut dan Tidak Pernah Kering
Dam Air Jernih yang berada di desa Jernih kecamatan Air Hitam, Sarolangun Jambi

Cerita; 7 Mata Air, Jernih Seperti Air Laut dan Tidak Pernah Kering

Rabu, 19 Juli 2017 - 08:16:00 WIB
0 | Kategori: Lifestyle |Dibaca: 191

Kenali.co, Bagi masyarakat Sarolangun nama Dam Air Jernih yang berada di desa Jernih kecamatan Air Hitam sudah banyak yang mengetahui. 

Namun dibalik cerita semuanya belum diketahui secara pasti. Misteri apa dan apa kepercayaan masyarakat setempat.

***

Memiliki sebuah cerita yang mengandung misteri, membuat Dam Air Jernih saat ini ramai dikunjungi oleh masyarakat daerah maupun luar Sarolangun. 

Bahkan saat ini sudah digadang-gadangkan akan menjadi ikon objek wisata kabupaten Sarolangun. 

Dengan kedalaman 12 meter, 7 mata air yang berada di Dam Air Jernih ini juga tidak pernah kering meskipun musim kemarau. 

Hal ini tentunya memiliki unsur misteri bahkan masyarakat setempat percaya bahwa 7 mata air yang terus menguap itu dijaga oleh sosok putri dari Nyi Loro Kidul

Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan tokoh masyarakat setempat yang juga merupakan Camat Air Hitam, Suryadi, Selasa (18/7/2017) mengungkapkan bahwa, Dam Air Jernih dibangun pada tahun 1972 dan diresmikan oleh pemerintah Provinsi Jambi pada tahun 1975, namun setelah diresmikan dam air jernih ini seperti terlupakan bahkan tidak pernah dilakukan pengembangan.

Namun saat ini, dam air jernih akan dilakukan pembenahan dan pengembangan. Pasalnya pemerintahan Camat Air Hitam bersama warga melakukan gotong royong pembersihan dam air jernih. Bahkan saat kini sekitar 80 hingga 100 meter sudah dilakukan pembersihan pada saluran air dam tersebut.

"Dam air jernih inikan lama tidak dilakukan pembenahan apalagi pengembangan. makanya sudah semak, tapi sekarang kita sudah melakukan pembersihan saluran airnya, kemarin bersama warga kita gotong royong," ujar lelaki yang akrap disapa Yed.

Saat ditanya mengenai hal-hal yang menarik serta misteri yang berada di dam air jernih tersebut, Ia mengatakan bahwa masyarakat setempat mempercayai bahwa apabila kita mandi di Dam Air Jernih apalagi dari mata airnya, maka dipercayakan akan membuat tubuh kita awet muda.

"Kepercayaan masyarakat disini(Desa Jernih,Red) apabila kita mandi tiga kali dan pada waktu ketiganya kita meminum airnya maka kita akan awet muda, tapi saat minum harus baca shalawat nabi dan meminumnya harus menggunakan tangan," ungkap Camat Air hitam.

Tidak hanya itu, didalam dasar air yang berada di dam jernih tersebut banyak sekali ikan yang besar dari berbagai ikan, namun ikan itu tidak bisa ditangkap, dipancing, ataupun ditembak menggunakan senjata ikan. 

Hal ini dianggap penunggu menangkap ikan disana harus meminta izin bahkan harus membakar kamenyan.

"Uniknya lagi, ikan nya banyak tapi dak bisa di tangkap, dipancingpun dak mau, kalau mau harus minta izin itupun harus bakar kamenyan, meskipum dapat itupun hanya satu ekor," katanya lagi.

Sofyan (53) adalah salah satu masyarakat setempat saat ditanya juga mengungkapkan hal yang sama, Menurutnya pada musim batu cincin marak di jambi, ada masyarakat yang hendak menyelam di dasar 7 mata air yang menguap untuk mencari batu cincin. 

Namun pada malam harinya si penyelam bermimpi kalau Ia didatangi oleh seorang putri yang mengaku kalau Ia adalah sosok yang menunggu 7 mata air tersebut.

"Dulu ada yang berani nyelam dimato air itu, airnyo kan jernih, jadi nampak galo, pas sudah nyelam, batu cincin dak dapat, malah malam hari didatangi oleh penunggunyo, katonyo penunggu nyo seorang putri," ungkap Sofyan

Saat ini, Dam air jernih sudah menjadi Destinasi objek wisata, bahkan masyarakat setempat sudah mendapat keuntungan dari Dam Air Jernih tersebut. 

Banyaknya kunjungan masyarakat yang ingin menikmati keindahan dam air jernih membuat uang khas pemuda desa jernih bertambah Rp. 8 juta. Uang tersebut didapatkan dari biaya parkir kenderaan pengunjung yang datang.

Apabila anda berminat untuk melihat keindahan Dam Air Jernih dan mencoba mandi disana, maka anda akan menempuh jarak 50 kilometer dari kota Sarolangun atau satu jam perjalanan. Disana anda melewati beberapa desa yang ada di kecamatan air hitam. Mulai dari desa Lubuk kepayang, Desa Baru, Samurung baru anda memasuki desa Jernih.

Penulis : Paradil Iwel

(Artikel ini sudah dimuat di koran Jambi One edisi Rabu 19 Juli 2017)

#News1


kenali.co