Terima Pelajar Bolos, Pol PP Kaji Ulang Izin Warnet
F.ali

Terima Pelajar Bolos, Pol PP Kaji Ulang Izin Warnet

Selasa, 18 Juli 2017 - 22:27:44 WIB
0 | Kategori: Berita Jambi |Dibaca: 197

Kenali.co, JAMBI- Memasuki hari kedua sekolah, banyak pelajar yang mengabiskan waktunya di sejumlah Warung Internet (Warnet), game Playstations (PS) dan tempat billiard. 

Hal ini sangat disayangkan, sebab pemilik usaha Warnet, game Playstations (PS) dan tempat billiard dilarang menerima pelajar saat jam sekolah atau masih pakai seragam.

Selasa (18/7/2017), Satpol PP Kota Jambi melakukan penyisisran anak sekolah yang berada diluar saat jam belajar. Alhasil ada 94 pelajar yang terjaring, mulai dari pelajar SMP hingga SMA. 

Pantauan dilapangan, aksi kejar-kejaran sempat terjadi saat penjaringan pelajar, bahkan ada sejumlah pelajar yang berusaha melarikan diri, hingga ada yang sengaja bersembunyi di atas atap rumah warga.

“Tadi ada yang nyumput di atap rumah waraga dekat warnet. Anak SMP,” kata petugas Satpol PP di lapangan.

Ditambahkan Fajri, Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kota jambi mengatakan, puluhan pelajar tersebut berhasil terjaring di Kawasan Kota Baru, Telanaipura dan Mayang Kota Jambi. Rata-rata dari mereka yang terjaring sedang asyik bermain warnet, PS dan billiard.

“Mereka kita giring ke Kantor Satpol PP, dan dilakukan pendataan. 70 anak SMA, 24 anak SMP. Total ada 94 yang kita jaring,” kata Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Kota Jambi Selasa (18/7/2017).

Fajri mengaku, semua tas dan bawaan pelajar tersebut dilakukan pemeriksaan oleh petugas Satpol PP. Termasuk handphone pelajar. Alhasil, banyak ditemukan pelajar memiliki koleksi film porno.

“Ada 4 pelajar yang banyak nyimpan film porno di hpnya,” ungkap Fajri.

Lebih lanjut kata Fajri, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota dan Provinsi Jambi untuk menindaklanjuti hasil penjaringan itu.

“Kami juga pesan kepada pihak sekolah agar melakukan pembinaan dan pengarahan yang lebih tegas,” tuturnya.

Untuk kedepan kata Fajri, pihaknya akan menindaklanjuti warnet PS dan Billiard yang menerima siswa berseragam saat jam belajar. Ia mengaku, pihaknya sudah sejak lama membrikan himbauan agar pelaku usaha warnet, PS, billiard tidak menerima pelajar saat jam sekolah.

“Jika tidak diindahkan, maka izinnya akan dicabut dan tempat usahanya disegel. Nanti kita tindak lanjuti,” pungkanya. 

(Ali)

#News1


kenali.co